Ketegangan internal yang sempat membayangi garasi Scuderia Ferrari akhirnya mereda setelah Charles Leclerc menegaskan bahwa perselisihannya dengan rekan setimnya, Lewis Hamilton, telah sepenuhnya diselesaikan. Pembicuran empat mata itu digelar menyusul insiden sengit lap pembuka pada balapan GP Meksiko sebelumnya, yang secara tidak langsung membuka jalan bagi Max Verstappen untuk melenggang mulus meraih kemenangan di Autodromo Hermanos Rodriguez.
Situasi sempat memanas di internal tim berlogo Kuda Jingkrak setelah juara dunia tujuh kali asal Inggris tersebut melontarkan kritik terbuka dan menuntut adanya diskusi serius di dalam markas tim agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. Menanggapi situasi genting ini, Prinsipal Tim Fred Vasseur langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan kedua pembalap setibanya mereka di paddock Autodromo Jose Carlos Pace Interlagos pada Kamis malam. Dalam pertemuan tersebut, Vasseur menyampaikan pesan tegas bahwa kepentingan kolektif tim harus selalu diletakkan di atas segalanya.
Berbicara untuk pertama kalinya kepada awak media setelah pertemuan krusial tersebut, Leclerc memastikan bahwa suasana di garasi kini telah kembali kondusif. Pembalap asal Monako ini mengakui bahwa ada banyak pembicaraan yang beredar dalam sepekan terakhir, namun ia memilih untuk melangkah maju dan fokus sepenuhnya menghadapi sisa rangkaian pekan balap GP Brasil di Sao Paulo akhir pekan ini. Konflik personal yang sempat menjadi sorotan tajam media internasional kini diklaim telah ditutup rapat oleh kedua belah pihak.

Kendati ketegangan di luar lintasan telah mereda, masalah teknis justru menghantam kubu Ferrari sepanjang sesi latihan bebas hari Jumat di Interlagos. Leclerc, yang terpaksa melewatkan sesi latihan pertama (FP1) karena memberikan kesempatan kepada pembalap muda Dino Beganovic untuk turun ke lintasan, harus menerima kenyataan pahit ketika mobil SF-26 miliknya sama sekali tidak kompetitif. Baik Hamilton maupun Leclerc harus puas tercecer di posisi keenam dan ketujuh tercepat, memperlihatkan betapa tertinggalnya kecepatan murni Ferrari dibandingkan para rival terdekat mereka.
Peraih pole position langganan ini bahkan tidak ragu menyebut sesi latihan kedua sebagai salah satu momen berkendara paling tidak nyaman yang ia rasakan sepanjang musim kompetisi tahun ini. Leclerc mengungkapkan bahwa dirinya bersama para insinyur harus merombak setelan mobil secara drastis demi mencari keseimbangan yang hilang. Di tengah badai masalah teknis tersebut, pekan ini tetap menjadi momen paling emosional bagi sang pembalap menyusul kelahiran anak pertamanya, Bianca, bersama sang istri Alexandra, yang memberikannya energi positif luar biasa di luar lintasan balap.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!