Bencana Navigasi Etape 9 Dakar 2026 Guncang Kelas Motor

39 MELOT Benjamin (fra), Esprit KTM, KTM, Rallye 2, FIM W2RC, action during the Stage 3 of the Dakar 2026, on January 6, 2026 around Al-Ula, Saudi Arabia © A.S.O./F.Le Floc'h/DPPI
39 MELOT Benjamin (fra), Esprit KTM, KTM, Rallye 2, FIM W2RC, action during the Stage 3 of the Dakar 2026, on January 6, 2026 around Al-Ula, Saudi Arabia © A.S.O./F.Le Floc'h/DPPI

WRC, Sportrik Media - Daniel Sanders dari Red Bull KTM Factory Racing memanfaatkan kekacauan navigasi di Etape 9 Dakar Rally 2026 di Wadi ad-Dawasir untuk mengambil alih kendali klasemen Rally GP, sementara para favorit terjebak dalam kesalahan roadbook yang mahal.

 

Kekacauan dimulai ketika Luciano Benavides yang membela KTM harus membuka jalan sebagai pemimpin klasemen. Bersama Daniel Sanders, ia kehilangan waypoint penting di sekitar kilometer 33, memaksa keduanya berputar dan kehilangan waktu signifikan. Situasi ini dimanfaatkan oleh Ricky Brabec dari Honda HRC yang berhasil mengejar dan membentuk kelompok tiga pembalap terdepan, menciptakan dinamika pembuka jalan yang merugikan secara waktu.

 

Drama navigasi berlanjut di kilometer 84 ketika Tosha Schareina dari Monster Energy Honda mencoba memecah ritme dengan rute alternatif. Keputusan itu membuat Schareina dan Brabec kehilangan waktu lebih banyak dibanding Sanders, yang justru menjadi pihak paling diuntungkan oleh sistem bonus waktu pembuka jalan. Dengan strategi yang lebih bersih dan minim kesalahan, Sanders mampu memperlebar keunggulan virtualnya di atas Benavides dan Brabec dalam klasemen Rally GP.

 

Namun fase kedua etape sepenuhnya menjadi milik Schareina. Pembalap Spanyol itu mencatatkan salah satu laju tercepat Dakar 2026 setelah melewati titik navigasi krusial, membalikkan kerugiannya dan bahkan mengambil alih peran pembuka jalan dari Sanders. Data waktu menunjukkan Schareina unggul 4 menit 37 detik dari Skyler Howes dan 4 menit 48 detik dari Sanders setelah bonus dihitung, sebuah indikator betapa agresifnya ritme Honda pada fase akhir etape ini.

 

Di kategori Rally 2, dominasi ditunjukkan oleh Michael Docherty yang memperkuat reputasinya sebagai spesialis reli jarak jauh. Pembalap Afrika Selatan tersebut menorehkan kemenangan etape keenamnya musim ini dengan mengalahkan Neels Theric dan Edgar Canet. Canet sempat memimpin di awal etape, namun masalah teknis dan navigasi membuatnya kehilangan hampir 28 menit, sebuah kerugian besar dalam perebutan podium Rally 2.

 

Salah satu cerita terbesar datang dari rookie Mongolia Khaliunbold Erdenebileg yang secara sensasional naik ke posisi kedua Rally 2 dan masuk 10 besar keseluruhan kategori motor. Pencapaian ini menempatkannya sejajar dengan para pembalap pabrikan Rally GP dan menciptakan tonggak sejarah baru bagi Mongolia di ajang Dakar Rally, sebuah reli yang secara tradisional didominasi Eropa dan Amerika Selatan.

 

Memasuki etape maraton berikutnya, peta persaingan motor Dakar 2026 berubah total. Sanders masih memimpin klasemen virtual, namun keunggulannya atas Brabec kini hanya sekitar lima menit, sementara Benavides turun ke posisi ketiga dengan selisih lebih dari enam menit. Kekacauan navigasi Etape 9 telah memaksa KTM dan Honda HRC mengatur ulang strategi antara menyerang dan bertahan, menjadikan sisa reli sebagai duel kecerdikan taktis yang akan menentukan siapa yang mampu bertahan hingga garis finis di Saudi Arabia, sebagaimana terus diarsipkan oleh Sportrik di https://sportrik.com/dakar.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

Dakar 2026 : Anlisis, Klasemen

TONTON SEKARANG