Alvararo Bautista dari tim pabrikan Ducati mengungkapkan kekecewaannya setelah finis keenam di Race 1 WorldSBK Emilia-Romagna di Misano. Dalam analisis eksklusif SPORTRIK berdasarkan data resmi WorldSBK, pembalap Spanyol ini mengeluh tidak memiliki grip sepanjang balapan akibat kondisi panas ekstrem. Bagaimana ini memengaruhi peluangnya di Race 2?
Bautista, yang memulai dari posisi ke-11, awalnya finis ketujuh tetapi naik ke P6 setelah Sam Lowes mendapat penalti waktu pasca-balapan. Dengan suhu trek mencapai 47 derajat Celsius, pembalap berpengalaman ini, yang telah menang enam kali di Misano, mengalami kesulitan besar.

Menurut pernyataan resmi WorldSBK, Bautista menyatakan, “Saya tidak punya grip terbaik sejak awal hingga akhir.”
Bautista menjelaskan bahwa kurangnya grip belakang membuatnya kesulitan, terutama di kondisi panas. “Saat suhu tinggi dan grip menurun, saya sangat struggle untuk mendapatkan cengkeraman ban, khususnya di bagian belakang,” katanya. Ia mencoba mengelola situasi, tetapi waktu lapnya tetap konstan tanpa peningkatan, karena upaya memaksa kecepatan justru menyebabkan kehilangan waktu.
Di sesi pagi dengan grip lebih baik karena suhu lebih sejuk, Bautista menunjukkan pace kompetitif. Namun, di Race 1, ia merasa inersia berlebih, sulit menghentikan motor, membelokkan, dan keluar dari tikungan. “Saya tidak senang karena pagi tadi pace-nya bagus, tapi panas membuat saya menderita,” ujarnya, menambahkan harapan untuk perbaikan di Race 2.
Masalah utama berasal dari bagian belakang motor, terutama saat pengereman dan masuk tikungan, di mana ban belakang sering selip. Bautista optimistis bahwa meningkatkan grip belakang dapat memperbaiki performa di semua tikungan.
“Kami akan coba sesuatu untuk besok, meski tidak mudah,” katanya.
Ikuti update di SPORTRIK, termasuk MotoGP.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Nicolo Bulega
Aruba.it Racing Ducati
|
62 |
|
2
|
|
Axel Bassani
Bimota by Kawasaki Racing Team
|
42 |
|
3
|
|
Yari Montella
Barni Spark Racing
|
26 |
|
4
|
|
Lorenzo Baldassarri
Team Go Eleven
|
25 |
|
5
|
|
Alvaro Bautista
Barni Spark Racing
|
19 |
|
6
|
|
Iker Lecuona
Aruba.it Racing Ducati
|
19 |
|
7
|
|
Miguel Oliveira
ROKiT BMW Motorrad
|
17 |
|
8
|
|
Tarran Mackenzie
MGM Optical Express Racing
|
17 |
|
9
|
|
Alex Lowes
Bimota by Kawasaki Racing Team
|
16 |
|
10
|
|
Danilo Petrucci
ROKiT BMW Motorrad
|
16 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Ducati
|
62 |
|
2
|
|
Bimota
|
42 |
|
3
|
|
BMW
|
18 |
|
4
|
|
Kawasaki
|
15 |
|
5
|
|
Yamaha
|
14 |
|
6
|
|
Honda
|
7 |
Baca Juga
Jonathan Rea kembali ke WorldSBK 2026 bersama Honda di Portimao, dengan performa menjadi tolok ukur penting setelah penurunan di Yamaha.
Miguel Oliveira fokus beradaptasi dengan BMW M 1000 RR setelah tes WorldSBK Portimao 2026 yang terganggu hujan jelang putaran Portugal.
Iker Lecuona mengaku mengalami feeling terburuk dengan Ducati Panigale V4 R di Race 2 WorldSBK Australia 2026.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!