Formula 1, Sportrik Media - Aston Martin menghadapi tekanan besar terkait struktur kepemimpinan tim di Formula 1 2026, setelah mayoritas penggemar menilai posisi team principal perlu segera diubah.
Hasil survei terbaru dari RacingNews365 menunjukkan bahwa 51,6% responden menginginkan tim asal Silverstone menunjuk Jonathan Wheatley sebagai team principal baru. Nama tersebut mencuat setelah kepergiannya dari proyek Audi pada Maret lalu, meskipun hanya menjabat kurang dari satu tahun. Wheatley dinilai memiliki profil ideal berkat pengalamannya selama 18 tahun di Red Bull Racing, khususnya dalam menjembatani manajemen dan operasional lintasan.
Saat ini, struktur kepemimpinan Aston Martin tergolong tidak konvensional. Adrian Newey tetap memegang posisi team principal, sementara Mike Krack menjalankan peran sebagai chief trackside officer dengan tanggung jawab komunikasi publik dan operasional harian di lintasan.

Meskipun spekulasi terkait perubahan struktur terus berkembang, pihak tim menegaskan dukungan penuh terhadap Newey. Namun demikian, tekanan meningkat seiring performa buruk pada awal musim 2026, termasuk double retirement di Australia dan China serta performa terlemah selama uji coba pramusim.
Selain Wheatley, nama Christian Horner juga muncul sebagai kandidat alternatif dengan dukungan 21% responden. Opsi lain seperti Andreas Seidl, Andrea Stella, dan James Vowles mendapatkan dukungan yang jauh lebih kecil.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa hanya 8,1% penggemar yang mendukung Aston Martin untuk mempertahankan struktur saat ini tanpa perubahan. Persentase yang sama juga menginginkan Krack kembali ke peran penuh sebagai team principal, menegaskan bahwa mayoritas suara publik mengarah pada kebutuhan restrukturisasi kepemimpinan.
Berikut hasil lengkap survei:
| Opsi | Persentase Suara |
|---|---|
| Tidak – Tetap dengan Adrian Newey | 8.1% |
| Ya – Rekrut Jonathan Wheatley | 51.6% |
| Ya – Rekrut Christian Horner | 21.0% |
| Ya – Rekrut Andreas Seidl | 3.2% |
| Ya – Rekrut Andrea Stella | 1.6% |
| Ya – Rekrut James Vowles | 1.6% |
| Ya – Rekrut Gianpiero Lambiase | 0% |
| Ya – Kembalikan Mike Krack | 8.1% |
| Ya – Kandidat lain | 4.8% |
Secara keseluruhan, tekanan terhadap Aston Martin tidak hanya berasal dari hasil di lintasan, tetapi juga dari persepsi publik terhadap efektivitas struktur organisasi tim. Dengan kombinasi antara performa yang belum kompetitif dan ekspektasi tinggi terhadap proyek jangka panjang, keputusan terkait kepemimpinan akan menjadi faktor krusial dalam menentukan arah perkembangan tim menuju fase berikutnya musim Formula 1 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!