Peta persaingan grid premier class kembali bergejolak setelah Alex Marquez mengambil keputusan krusial untuk absen pada seri balap berikutnya di Qatar. Pembalap andalan Gresini Racing ini memilih untuk segera naik meja operasi di Madrid guna menyembuhkan cedera bahu kanan yang telah menyiksanya selama berbulan-bulan.
Masalah fisik ini sejatinya bermula dari insiden kecelakaan hebat yang menimpa sang pembalap Spanyol pada bulan Mei silam di Catalunya. Kendati sempat menunjukkan performa impresif dan sukses mengamankan podium pada balapan akhir pekan lalu di Sepang, deraan rasa sakit yang tak tertahankan membuat penundaan tindakan medis bukan lagi sebuah opsi yang rasional.
"Sejak saat saya kembali setelah kecelakaan di Barcelona, saya terus merasakan gangguan yang sangat besar pada bahu kanan saya," ujar Marquez usai merampungkan rangkaian balapan di Malaysia. "Saya telah memutuskan untuk menjalani operasi di Madrid dan sangat berharap bisa kembali turun ke lintasan dalam tiga pekan ke depan di Portimao."

Prosedur medis yang harus dijalani oleh peraih titel juara dunia ringan tersebut tergolong kompleks karena melibatkan dua tindakan sekaligus dalam satu sesi pembedahan. Tim medis dijadwalkan untuk mengangkat plat logam berukuran besar yang tertanam di area bahunya, sekaligus membersihkan cairan yang menumpuk serta meredakan inflamasi kronis yang terus mendera.
Dampak dari cedera berkepanjangan ini membuat kondisi fisik sang pembalap merosot drastis akibat ketidakmampuan menjalani program latihan rutin di rumah. Sepanjang kalender balap musim ini, ia bahkan terpaksa bergantung penuh pada suntikan penghilang rasa sakit demi bisa bertahan di atas motor Ducati Desmosedici selama akhir pekan balapan.
"Saya benar-benar sudah kehilangan massa otot, tidak ada apa-apa tersisa di sana," ungkapnya menggambarkan situasi fisik yang mengkhawatirkan. Terlebih lagi, rangkaian triple header yang melelahkan membuat efektivitas obat pereda nyeri semakin menurun drastis dan mencapai batas toleransi maksimal.
Absennya sang pembalap bernomor 73 ini tentu menjadi pukulan telak bagi skuad Gresini Racing yang sebelumnya juga harus kehilangan Fermin Aldeguer akibat cedera tangan. Pemulihan total menjadi prioritas mutlak bagi Marquez mengingat pentingnya persiapan menyambut musim baru bersama pabrikan KTM pada tahun mendatang.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!