SPONSORED

Joan Mir Alami Gangguan Penglihatan Misterius Saat Balapan di Sepang

Notifikasi
Hari Okta M
Hari Okta M
0 Google Add us as preferred source
Joan Mir Alami Gangguan Penglihatan Misterius Saat Balapan di Sepang
TO NEWS OVERVIEW
Joan Mir Alami Gangguan Penglihatan Misterius Saat Balapan di Sepang

Akhir pekan balap Joan Mir di Sirkuit Sepang dalam rangkaian MotoGP Malaysia harus berakhir dengan kekecewaan mendalam. Setelah menunjukkan kecepatan yang menjanjikan sejak sesi latihan hari Jumat dengan mengamankan tiket langsung ke Q2, pembalap andalan tim Honda HRC tersebut justru terpaksa melipir ke garasi lebih cepat akibat kendala fisik yang mendadak kambuh di tengah balapan.

Pada sesi balapan utama, pembalap asal Spanyol itu tidak mampu merampungkan jalurnya setelah tubuhnya menyerah pada paruh kedua lomba. Kondisi cuaca Sirkuit Sepang yang terkenal menguras keringat dan menuntut fisik tingkat tinggi membuat situasi kian rumit bagi sang juara dunia, yang sejatinya sudah berjuang keras memulihkan kondisi kebugaran setelah absen cukup panjang dari lintasan.

Kepada awak media DAZN, Marc Marquez dan para rivalnya mungkin tengah bertarung di barisan depan, namun fokus utama tertuju pada garasi Honda tempat Mir menceritakan kepedihannya. "Saya terpaksa berhenti karena beberapa masalah yang tidak muncul dalam balapan-balapan terakhir," ungkapnya dengan nada kecewa berat.

Marc Marquez Jinakkan Titik Lemah Terbesar Demi Kuasai Puncak Klasemen MotoGP
Baca JugaMarc Marquez Jinakkan Titik Lemah Terbesar Demi Kuasai Puncak Klasemen MotoGP

Ia menambahkan bahwa masalah penglihatan yang sempat menghantuinya di masa lalu kembali kambuh di atas motor RC213V miliknya. "Saya kecewa karena mengira kondisi saya sudah jauh lebih baik. Sangat jelas bahwa kondisi di lintasan hari ini sangat ekstrem, tetapi kami telah bekerja keras untuk tiba dalam kondisi terbaik dan saya benar-benar mengira masalah ini tidak akan terjadi lagi pada saya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Situasi mencapai titik kritis ketika balapan baru menginjak paruh pertama. "Ketika saya berada di posisi kesembilan atau kesepuluh, tepat di pertengahan balapan, penglihatan saya mulai kabur dan saya kehilangan kendali atas situasi yang ada. Sebelum keadaannya semakin memburuk, saya memutuskan untuk berhenti karena itulah yang telah kami sepakati bersama tim. Saya merasa kecewa dan juga sedikit khawatir," pungkasnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU