Johann Zarco mengamankan posisi teratas dalam sesi Practice yang penuh tensi pada MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans. Pembalap Honda LCR tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 29,907 detik, unggul tipis hanya 0,010 detik atas Fabio Di Giannantonio. Hasil ini mempertegas dominasi Honda pada hari pembukaan di Le Mans setelah sebelumnya Luca Marini memimpin sesi FP1.
Sesi latihan ini menunjukkan tingkat persaingan yang sangat ketat, di mana posisi teratas berpindah tangan berkali-kali, terutama saat para pembalap mengganti ban ke kompon soft baru di menit-menit akhir. Analisis data menunjukkan betapa tipisnya margin performa di lintasan, dengan jarak hanya 0,289 detik yang memisahkan sepuluh besar dan total 0,816 detik yang mencakup 19 pembalap teratas. Hal ini mengindikasikan bahwa pemilihan setup yang presisi akan menjadi penentu utama di sesi kualifikasi.
Kisah utama dalam sesi ini adalah nasib buruk Marc Marquez yang harus puas berada di luar posisi sepuluh besar. Sang juara bertahan, yang mencoba optimasi teknis dengan menggunakan paket aerodinamika spesifikasi 2025 pada motor Ducati pabrikannya, sempat mengincar waktu kompetitif di putaran-putaran akhir. Namun, sebuah kesalahan pada upaya penultima menghancurkan momentumnya sebelum putaran penentu.

Sial bagi Marquez, saat ia memulai lap terbang terakhirnya, rekan setimnya Francesco Bagnaia mengalami kecelakaan di Tikungan 6. Insiden tersebut memicu pengibaran bendera kuning yang memaksa Marquez membatalkan upaya perbaikan waktunya. Akibatnya, Marquez terlempar ke posisi 13 dan harus berjuang melalui sesi Kualifikasi 1 (Q1) pada Sabtu pagi untuk bisa masuk ke Q2.
Di papan atas, Alex Marquez mengamankan posisi keempat dengan catatan waktu yang identik dengan Bagnaia, yakni 1 menit 30,045 detik, disusul oleh Joan Mir di posisi kelima. Jorge Martin juga mampu mengamankan posisi keenam meskipun sempat terjatuh di awal sesi. Kejutan lain datang dari Alex Rins yang berhasil membawa Yamaha masuk ke posisi kedelapan, mengamankan tiket langsung ke Q2.
Selain drama kualifikasi, sesi ini juga diwarnai insiden teknis yang cukup mengerikan saat motor Aprilia milik Raul Fernandez tiba-tiba terbakar di lintasan. Beruntung, Fernandez dapat keluar dari motor dengan selamat tanpa mengalami cedera. Insiden ini menambah daftar catatan risiko teknis bersama beberapa pembalap lain yang juga terjatuh, termasuk Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer.
Kini, Marc Marquez harus menghadapi tantangan berat di Q1 bersama pembalap lain seperti Enea Bastianini dan Luca Marini. Strategi Ducati untuk menggunakan aero 2025 akan diuji kembali untuk melihat apakah paket tersebut mampu memberikan kecepatan yang cukup untuk menembus barisan depan setelah kegagalan di sesi Practice ini. Bagi MotoGP, dinamika Le Mans kembali membuktikan bahwa satu insiden kecil dapat mengubah peta kualifikasi secara drastis.

























Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!