SPONSORED

Dilema Masa Depan Alonso, Tak Ingin Pensiun Saat Lambat

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Dilema Masa Depan Alonso, Tak Ingin Pensiun Saat Lambat TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Fernando Alonso mengungkapkan kegelisahannya mengenai keputusan masa depan kariernya di Formula 1 setelah musim 2026. Pembalap veteran berusia 44 tahun tersebut mengaku ingin menghindari situasi di mana ia meninggalkan olahraga ini dengan perasaan tidak puas atau meninggalkan kesan buruk akibat penurunan performa di lintasan.

Kondisi saat ini di Aston Martin menjadi faktor pemberat dalam pertimbangan Alonso. Kemitraan tim asal Inggris tersebut dengan Honda mengalami awal yang sangat sulit tahun ini, terutama terkait reliabilitas unit daya yang sering bermasalah pada putaran-putaran awal. Selain masalah mesin, paket keseluruhan mobil Aston Martin juga tertinggal, yang membuat mereka berjuang di papan belakang grid.

Alonso yang saat ini berada dalam posisi tanpa kontrak setelah musim ini berakhir, sedang menimbang apakah akan melanjutkan perjuangannya atau mencari tantangan baru. Sang juara dunia dua kali tersebut mengakui bahwa akan sangat sulit untuk berjalan meninggalkan olahraga yang dicintainya jika tim tempat ia bernaung tidak mampu bersaing di level tertinggi.

ADUO FIA Ancam Dominasi Mesin, Apa Prediksi George Russell?
Baca JugaADUO FIA Ancam Dominasi Mesin, Apa Prediksi George Russell?

Dalam pernyataannya, Alonso menyebutkan bahwa hanya Nico Rosberg yang mampu memilih waktu pensiun dengan sempurna. Bagi Alonso, menentukan kapan harus berhenti balapan adalah hal yang sulit karena ia tidak ingin pensiun ketika dirinya sudah tidak lagi kompetitif atau saat semua pembalap lain mampu mengalahkannya dengan mudah.

ADVERTISEMENT

Meskipun menghadapi tantangan teknis bersama timnya, Alonso merasa bahwa kemampuan mengemudinya masih berada pada level puncak. Ia menganggap kemampuannya untuk tetap kompetitif sejak kembali ke grid pada tahun 2021 sebagai sebuah anugerah. Oleh karena itu, ia memiliki ambisi kuat untuk mengakhiri kariernya suatu hari nanti saat ia masih merasa cepat dan berada dalam kondisi fisik serta mental yang maksimal.

Keinginan Alonso untuk tidak meninggalkan olahraga ini dalam kondisi membuat banyak kesalahan atau merasa lambat menjadi alasan utama mengapa ia belum memberikan konfirmasi final mengenai masa depannya. Baginya, meninggalkan F1 saat masih berada di level 100 persen adalah prioritas utama agar warisannya di dunia balap tetap terjaga dengan standar yang tinggi.

Kini, keputusan akhir Alonso akan sangat bergantung pada kemampuan Aston Martin dalam memperbaiki paket teknis mereka. Jika tim mampu kembali kompetitif, Alonso kemungkinan besar akan bertahan untuk mengejar kejayaan. Namun, jika stagnasi performa terus berlanjut, dilema mengenai waktu yang tepat untuk pergi akan menjadi beban pikiran utama bagi sang pembalap kawakan tersebut.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU