Yuki Tsunoda resmi mempertahankan poin perdananya di Formula 1 musim ini setelah lolos dari penyelidikan stewards terkait dugaan pelanggaran saat restart Grand Prix Italia di Monza.
Pembalap asal Jepang itu finis di posisi ke-10 dan mengamankan satu poin pada balapan pertamanya kembali bersama Racing Bulls, menggantikan Liam Lawson. Namun, hasil tersebut sempat terancam batal setelah stewards mengumumkan investigasi pasca-balapan terhadap posisi grid Tsunoda saat restart menyusul bendera merah panjang akibat kecelakaan besar Charles Leclerc.
Tsunoda dituduh memarkir mobilnya keluar dari kotak grid saat mengambil posisi ke-14 pada restart. Meski demikian, stewards FIA memutuskan bahwa Tsunoda tidak berada dalam posisi yang dianggap sebagai "false start" dan mempertimbangkan keterangan race director yang mengaku mengambil keputusan untuk menjalankan satu putaran formasi tambahan sebagai langkah kehati-hatian.

Keputusan itu pun menuai kelegaan bagi Yuki Tsunoda dan timnya. Stewards menegaskan bahwa Tsunoda tidak bersalah dan tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil.
Dalam pernyataan resminya, stewards menjelaskan bahwa mobil #22 awalnya mendekati grid menuju sisi kiri, namun kemudian menyadari kesalahannya dan berpindah ke kotak grid yang benar. Posisi mobil pun diverifikasi melalui berbagai sudut kamera. Race director, yang memberikan kesaksian, mengaku merasa tidak nyaman memulai balapan dengan mobil dalam posisi tersebut, sehingga memutuskan untuk melakukan putaran formasi ekstra.
Perwakilan tim juga memberikan sejumlah argumen yang meyakinkan stewards, termasuk fakta bahwa tidak ada bagian ban depan yang keluar dari garis kotak grid, sehingga tidak memenuhi definisi "false start" menurut regulasi. Selain itu, tidak ada pembalap lain yang terdampak oleh posisi mobil Tsunoda, dan Tsunoda bukanlah penyebab langsung dari putaran formasi tambahan tersebut.
Stewards menyetujui poin-poin tersebut dan menyimpulkan bahwa putaran formasi tambahan lebih disebabkan oleh penilaian race director daripada kesalahan Tsunoda. Mereka juga merujuk pada regulasi yang menyatakan bahwa penalti hanya berlaku jika seorang pembalap yang menyebabkan putaran formasi tambahan gagal masuk pit lane pada akhir putaran tersebut.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi Racing Bulls yang tengah berjuang di klasemen konstruktor. Tsunoda sendiri menjalani balapan yang solid di Monza, menunjukkan performa impresif setelah kembali dipercaya menggantikan Lawson yang dipinjamkan ke tim lain.
Dengan demikian, Tsunoda kini mengoleksi poin pertamanya musim ini dan diharapkan dapat mempertahankan momentum positif tersebut pada seri-seri berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!