Fred Vasseur mengakui insiden antara kedua pembalap Ferrari pada lap pembuka Grand Prix Italia merupakan hal yang “tidak baik untuk tim”. Pernyataan itu muncul setelah akhir pekan yang mengecewakan bagi Scuderia di kandang sendiri.
Insiden bermula ketika Charles Leclerc bertahan agresif dari serangan Lewis Hamilton di tikungan 2. Hamilton, yang start dari baris kedua bersama rekan setimnya, mencoba mengambil posisi, namun Leclerc menolak menyerah dan memaksa Hamilton keluar lintasan hingga melewati gravel. Akibatnya, Hamilton terlempar ke posisi 10.
“Saya berbicara dengan Lewis selama dua detik dan tidak sama sekali dengan Charles,” ujar Vasseur dalam sesi media, Minggu malam. “Kami akan punya waktu untuk membahasnya. Saya lebih suka berdiskusi dengan mereka dulu, bukan dengan kalian. Yang jelas, hasil dari Tikungan 1-2 itu tidak baik untuk tim.”

Ferrari sejauh ini enggan melarang para pembalapnya bertarung satu sama lain, meski sejumlah pengamat menilai tim seharusnya sudah memberi dukungan penuh kepada Hamilton dalam perburuan gelar, mengingat ia adalah pembalap Ferrari yang paling dekat dengan duo Mercedes. Vasseur menilai keputusan seperti itu terlalu dini, sehingga kebijakan tim belum berubah menjelang Monza.
“Sekarang, untuk melihat apakah kami perlu team order atau apa pun, saya pikir perbandingan yang bagus adalah tahun lalu,” kata Vasseur. “Piastri memimpin McLaren di tahap musim ini, dan jika McLaren mengerahkan segalanya untuk Piastri, Max Verstappen akan menjadi juara.”
“Memang, pada satu titik Anda harus mengambil keputusan, tapi saya pikir terlalu dini untuk memutuskan sebelum Monza. Sekarang saya punya waktu untuk berdiskusi dengan para pembalap,” tambahnya.
Leclerc, yang mundur lebih awal setelah kecelakaan di Parabolica, mengakui insiden lap pertama bukanlah yang dibutuhkan tim. “Kami bertindak terlalu jauh,” ujarnya. Ketika pernyataan itu disampaikan kepada Hamilton, ia merespons singkat: “Saya di depan di Tikungan 2, di apex, saya di depan. Tidak ada 'kami' dalam insiden itu.”
Dengan kegagalan Ferrari meraih poin maksimal di Monza, Vasseur kini dihadapkan pada dilema besar: membiarkan para pembalapnya terus bertarung demi prinsip sportivitas, atau mulai menerapkan kebijakan tim yang lebih protektif demi hasil akhir musim.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!