Sebastien Ogier mulai mengelola keunggulannya di WRC Finland 2026 dengan pendekatan konservatif pada SS9 Hohko 2, memilih menjaga posisi keseluruhan ketimbang mengejar kemenangan stage menjelang Harju super special stage.
Ogier menyelesaikan stage dengan selisih 14,7 detik dari Adrien Fourmaux yang mencatat waktu tercepat. Pembalap Toyota itu menegaskan bahwa kondisi lintasan sangat menuntut dan prioritas utamanya adalah mencapai finis tanpa membuat kesalahan yang dapat mengancam keunggulannya.
“Saya menjalani stage ini dengan sangat aman. Kondisinya sangat menuntut. Satu-satunya target adalah melewatinya dengan bersih. Saya pikir kami sudah melakukan pekerjaan yang bagus hari ini,” kata Ogier di akhir stage.

Sami Pajari menyelesaikan SS9 tanpa masalah dan 5,6 detik lebih cepat dari Ogier, tetapi masih tertinggal 9,1 detik dari waktu tercepat Fourmaux. Pajari mengakui penampilannya masih belum sesuai dengan target meski mampu mempertahankan posisi ketiga secara keseluruhan.
“Saya pikir Elfyn membalap dengan sangat baik. Ini kembali menjadi stage yang konsisten bagi saya, tetapi seharusnya bisa lebih baik lagi. Ada cukup banyak kejutan di sepanjang lintasan. Masih ada satu stage lagi hari ini,” ujar Pajari.
Oliver Solberg kembali menunjukkan kecepatan setelah kehilangan banyak waktu akibat hujan deras pada stage sebelumnya. Ia hanya terpaut 2,3 detik dari Fourmaux, tetapi mengakui bahwa kerugian waktu pada Jumat sore telah membuat peluangnya untuk memperebutkan kemenangan menjadi jauh lebih sulit.
Setelah SS9, Ogier memimpin Elfyn Evans dengan selisih 18,6 detik, sementara Pajari berada 27,9 detik dari posisi teratas dan Solberg tertinggal 42,4 detik. Jumat akan ditutup dengan SS10 Harju 2 sebelum WRC Finland 2026 berlanjut pada Sabtu dan mencapai finis pada Minggu.













Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!