Insiden memalukan terjadi di balik gemerlap podium Grand Prix Spanyol di sirkuit Madring, Minggu lalu. Seorang fotografer terakreditasi FIA yang juga kontraktor tim Williams F1 diduga menjadi korban tindakan kasar aparat kepolisian setempat. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen menegangkan ketika seorang petugas Policia Nacional Espanyol tampak mencekik leher fotografer tersebut.
Kejadian itu berlangsung tepat sebelum upacara podium dimulai. Fotografer yang identitasnya dirahasiakan oleh Motorsport Week ini sedang menuju area podium melalui lorong yang memang dikhususkan bagi media terakreditasi. Saat insiden terjadi, ia mengenakan pakaian resmi tim Williams lengkap dengan tanda pengenal fotografer yang sah. Namun, entah apa yang memicu emosi petugas, tiba-tiba saja tindakan fisik tidak terpuji itu terjadi.
Rekan sesama fotografer, Daniel Atan, mengunggah foto momen tersebut ke platform X. "Hari ini dalam hal yang benar-benar surealis: seorang polisi mencekik seorang fotografer di Madrid karena mencoba mengakses podium melalui lorong yang diizinkan untuk fotografer," tulisnya. Unggahan itu langsung menuai reaksi keras dari warganet dan komunitas motorsport global.

Akun @PressRacing juga menambahkan informasi bahwa polisi tersebut "menyerang dan melempar ke tanah seorang fotografer yang ingin pergi ke tempat yang menjadi haknya sesuai kredensialnya." Dalam unggahan itu disebutkan pula bahwa peralatan fotografi senilai i15.000 turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, alasan pasti di balik reaksi polisi belum diketahui secara jelas.
Insiden ini mencoreng penyelenggaraan GP Spanyol yang seharusnya menjadi panggung kemenangan Andrea Kimi Antonelli. Pebalap muda itu berhasil memenangi balapan dan memperlebar keunggulan di klasemen pembalap. Namun, sorotan justru beralih ke masalah keamanan dan profesionalisme panitia serta aparat keamanan di sirkuit Madring.
Madring sendiri memang tengah menjadi sorotan karena kritik terkait minimnya aksi salip-menyalip. Kini, kritik bertambah dengan insiden yang melibatkan fotografer. FIA sebagai badan pengatur otomotif dunia diharapkan segera mengambil tindakan tegas. Kejadian ini mengingatkan pada pentingnya standar operasional prosedur yang jelas dalam mengelola akses media di ajang sebesar Formula 1.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian Spanyol maupun FIA. Namun, tekanan publik terus meningkat, terutama setelah video tersebut viral. Komunitas fotografer motorsport pun bersuara, menuntut keadilan dan perlindungan bagi para pekerja media yang bertugas meliput balapan.
Insiden ini menjadi pukulan telak bagi citra GP Spanyol yang baru pertama kali digelar di Madring. Jika tidak ditangani dengan serius, bukan tidak mungkin akan berdampak pada kepercayaan media dan sponsor di masa depan. Kita tunggu langkah selanjutnya dari otoritas terkait.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!