SPONSORED

WRC Finale Masih Tak Pasti, Bos M-Sport Peringatkan Solusi Mudah

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
WRC Finale Masih Tak Pasti, Bos M-Sport Peringatkan Solusi Mudah
TO NEWS OVERVIEW
Richard Millener. Photo: M-Sport

Richard Millener, principal tim M-Sport, menolak menyederhanakan situasi pelik yang membayangi penutup musim WRC 2025. Putaran Arab Saudi yang dijadwalkan pertengahan November terancam batal karena ketidakstabilan di Timur Tengah, dan Millener menegaskan bahwa mencari pengganti bukan sekadar memindahkan lokasi lomba.

Sebelumnya, Toyota dan Hyundai sudah menyatakan tidak akan mengirim tim dan personel ke Arab Saudi jika kondisi keamanan tidak membaik. M-Sport sendiri belum mengambil keputusan. Millener bersedia berangkat, tetapi menekankan bahwa itu bukan keputusan hitam-putih. “Seperti yang saya bilang ke media, jika Kantor Luar Negeri Inggris bilang aman, saya percaya. Tapi ini keseimbangan yang sangat sulit bagi semua orang,” ujarnya.

Millener mengakui bahwa pihaknya telah melakukan diskusi panjang dengan penyelenggara soal jaminan keamanan. Ia menerima banyak informasi dan dukungan, termasuk tawaran untuk berbicara langsung dengan pejabat tinggi jika diperlukan. “Jika mereka mengatakan itu, saya percaya. Ditambah lagi dengan apa yang dikatakan Kantor Luar Negeri kami, saya tidak punya masalah besar,” tambahnya.

Toyota Incar Gelar WRC ke-10 di Chile, Samai Rekor Lancia
Baca JugaToyota Incar Gelar WRC ke-10 di Chile, Samai Rekor Lancia

Meski demikian, opsi pengganti sudah mencuat ke permukaan. Salou di Spanyol menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Arab Saudi jika putaran itu batal. Millener mengaku akan senang dengan alternatif itu, tetapi ia justru lebih mengkhawatirkan dampak jangka panjang bagi Arab Saudi dan WRC. “Jika kita ke Salou, saya yakin penonton akan membludak. Itu lokasi yang disukai di masa lalu, dan di tahun terakhir ini akan menjadi bonus reli Eropa terakhir untuk mobil Rally1. Menarik,” katanya.

ADVERTISEMENT

Namun, pria asal Inggris itu tidak menutup mata pada realitas komersial. Arab Saudi telah menanamkan investasi finansial besar di kejuaraan selama beberapa tahun, dan Millener menilai hal itu tidak boleh diremehkan. “Dana yang datang dari sana kemungkinan tersebar ke seluruh kejuaraan di berbagai area. Ada elemen komersial besar di sini, dan ada promotor baru yang baru masuk. Mengganggu atau tidak datang ke negara yang menandatangani kontrak terpanjang dalam sejarah WRC akan menjadi keputusan sulit,” jelasnya.

Millener juga menyoroti kompleksitas di balik layar jika tim memutuskan tidak berangkat. “Saya tidak tahu angka dan kontrak pastinya, tapi orang bisa dengan cepat berkata, ‘Kita tidak pergi saja. Kita ke Salou.’ Padahal ada seluruh elemen komersial yang harus dipertimbangkan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa frustrasi terbesar bagi tim adalah ketidakpastian soal pengiriman peralatan dan pengeluaran biaya. “Bagian tersulit bagi kami adalah frustrasi mengetahui apakah kami harus mengirim barang dan mengeluarkan uang atau tidak. Soal keamanan saya tidak terlalu khawatir,” ungkap Millener.

Hingga saat ini, Millener hanya bisa menunggu. Waktu terus berjalan, dan keputusan akhir akan sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan serta komunikasi antara penyelenggara, pemerintah, dan tim. Yang jelas, penutup musim WRC 2025 masih menggantung, dan Millener memperingatkan bahwa solusi mudah seperti sekadar pindah lokasi tidak akan menyelesaikan seluruh persoalan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU