Elfyn Evans kembali harus menjalani tugas berat sebagai pembuka jalan di Reli Chile pekan ini. Sebagai pemimpin klasemen WRC, pembalap Toyota itu akan menjadi yang pertama melintasi lintasan, dan ia sama sekali tidak menantikan tugas tersebut dengan ringan.
“Tentu saja kami ingin tampil maksimal. Namun, sangat sulit menilai bagaimana akhirnya nanti. Saya rasa sekarang kami punya lebih banyak hal untuk dipikirkan selain sekadar melaju cepat. Bukan soal kejuaraan, tapi ban-ban yang terus bermasalah,” ujar Evans kepada RallyJournal.
Evans mengungkapkan bahwa timnya memang memiliki stok ban lebih banyak, tetapi masih ada ketidakpastian setelah apa yang terjadi di Paraguay. Permukaan jalan di Chile yang sangat keras membuat faktor ban tetap menjadi perbincangan hangat.

Harapan datang dari ramalan cuaca: hujan ringan mungkin turun pada Kamis malam dan Jumat pagi, yang bisa sedikit meringankan beban Evans. “Jika kondisi tetap seperti ini, akan jadi bencana. Jumat sangat buruk. Sektor pertama buruk, kedua buruk, dan ketiga mungkin sedikit lebih baik, tapi dua sektor awal benar-benar payah. Tentu ada kemungkinan hujan, jadi saya berharap hujan datang,” tegasnya.
Pada putaran sebelumnya di Paraguay, Evans finis keempat. Ia mengakui membuat kesalahan penilaian setelah bencana punctures pada Jumat. Tidak ada drama serupa pada Sabtu, tetapi ia mengendarai dengan sangat hati-hati. “Sebenarnya tidak ada yang salah di Paraguay. Setelah semua puncture pada Jumat, saya hanya berkendara cukup hati-hati pada Sabtu di tempat-tempat yang terasa sulit karena saya mengira hal yang sama akan terjadi lagi. Tapi itu mungkin terlalu berlebihan, karena tidak ada yang benar-benar bermasalah pada Sabtu,” akunya.
“Saya salah menilai situasi. Ketika semua ban gagal pada Jumat padahal saya melaju tepat di tengah jalan, saya mungkin tidak membaca kondisi Sabtu dengan cukup baik. Hanya itu masalahnya.”
Dengan posisinya sebagai pemimpin klasemen, Evans dituntut untuk tetap konsisten. Namun, tantangan di Chile tidak hanya soal kecepatan, melainkan juga strategi menghadapi ban dan kondisi jalan yang keras. Pembalap Toyota itu berharap faktor keberuntungan berupa hujan bisa menjadi penyelamat.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!