SPONSORED

WorldSBK Prancis: Bridewell 'Kewalahan' Usai Crash Ganda di Magny-Cours

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
WorldSBK Prancis: Bridewell 'Kewalahan' Usai Crash Ganda di Magny-Cours
TO NEWS OVERVIEW
Tommy Bridewell, 2026 UK WorldSBK, grid. Credit: Gold and Goose. © Gold & Goose

Tommy Bridewell mengaku balapan WorldSBK di Magny-Cours pada hari Minggu benar-benar menguras tenaganya, setelah dua kali crash yang memicu bendera merah. Insiden pertama terjadi di Race 1 dan membuatnya harus berjuang dengan rasa sakit di sekujur tubuh pada Superpole Race dan Race 2.

Crash di tikungan 14 Race 1 membuat Bridewell hanya didiagnosis mengalami lecet di bibir, namun rasa sakit di tubuhnya sudah terasa berat pada Minggu pagi. Meski demikian, ia tetap finis keenam di Superpole Race yang hanya 10 lap, sebelum akhirnya terjatuh lagi di Race 2 pada lap kedua dari terakhir.

Crash di Race 1 terjadi saat ia mencoba menembus kepadatan dari posisi start paling belakang, akibat hukuman pelanggaran bendera kuning. Bridewell mengaku 'serakah' saat mengerem untuk tikungan 15, yang membuatnya kehilangan kendali dan terjatuh dengan kecepatan tinggi.

Bautista Akui Masih Berjuang dengan Ducati Baru di WorldSBK
Baca JugaBautista Akui Masih Berjuang dengan Ducati Baru di WorldSBK

“Pelanggaran bendera kuning dan membuatku start dari posisi terakhir jelas merugikan, tapi aku tidak akan mengeluh. Aku terima dengan lapang dada,” ujar Bridewell dalam video di Instagram. “Itu membuatku kesulitan untuk kembali ke depan. Aku tahu kecepatanku bagus, tapi aku tidak bisa menyalip sekuat yang kuinginkan. Aku mencoba sabar, tapi akhirnya aku terlalu serakah di tikungan kiri itu: buka gas 100 persen, lalu menutup gas dan mengerem, akhirnya jatuh. Menghantam aspal di kecepatan 165 mph, berguling-guling, dan beruntung tertahan pagar udara.”

ADVERTISEMENT

Setelah Superpole Race, Bridewell mengaku sudah 'kehabisan tenaga' dan timnya sempat menyarankan untuk menarik diri dari Race 2 jika tidak kuat. Namun, ia memilih terus bertahan meski masalah chatter pada motornya semakin sulit dikendalikan. “Aku tidak tega untuk menarik diri. Aku terus menggali lebih dalam. Sayangnya, ada masalah kecil berupa chatter yang cukup parah sejak awal balapan, dan dengan dua lap tersisa, aku kehilangan bagian depan di tikungan tiga,” ungkapnya.

Meski mengalami akhir pekan yang berat, Bridewell menegaskan ada banyak hal positif yang bisa diambil, terutama dari performa tim Superbike Advocates yang baru pertama musim ini. “Aku pikir progres yang kami buat di World Superbike musim ini, untuk tim baru dan aku yang masih belajar, kami harus bangga dengan pencapaian ini dan terus membangunnya. Kami akan mengambil sisi positif dari akhir pekan ini. Aku baik-baik saja, hanya memar, tapi kami akan bersiap untuk Cremona dalam beberapa pekan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU