SPONSORED

Wolff Akui Duel Antonelli-Russell di Monza Hampir Jadi Bencana

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Wolff Akui Duel Antonelli-Russell di Monza Hampir Jadi Bencana
TO NEWS OVERVIEW
Wolff Akui Duel Antonelli-Russell di Monza Hampir Jadi Bencana

Ketegangan di garasi Mercedes pada Grand Prix Italia akhir pekan lalu nyaris berubah menjadi mimpi buruk. Toto Wolff mengaku nyaris menekan tombol intervensi saat Kimi Antonelli dan George Russell terlibat duel sengit memperebutkan kemenangan di sirkuit Monza.

Bagi Wolff, momen di lap 49 ketika Russell memotong tikungan 2 dan Antonelli melebar ke gravel adalah titik paling menegangkan. "Itu bisa berakhir dengan bencana," ujarnya. "Kami akan terlihat seperti orang bodoh."

Antonelli, yang memulai balapan dari posisi 19 setelah penalti grid, tampil impresif dengan naik ke posisi kedua hanya dalam 16 lap. Duel 12 lap dengan Russell pun terjadi, di mana keduanya saling bertukar posisi puncak beberapa kali. Intervensi Virtual Safety Car memberi peluang pitstop bagi Antonelli, yang kembali ke trek hanya 14 detik di belakang rekan setimnya.

Leclerc: Media yang Paksakan Narasi Perang Saudara Ferrari
Baca JugaLeclerc: Media yang Paksakan Narasi Perang Saudara Ferrari

Dengan ban baru, pembalap Italia berusia 20 tahun itu mengejar dan akhirnya memimpin dengan enam lap tersisa. Namun, momen menegangkan terjadi saat keduanya bersaing ketat. Wolff, yang memantau dari pit wall, mengaku sempat ingin menghubungi insinyur balap mereka, Marcus Dudley dan Peter Bonnington.

ADVERTISEMENT

"Kami mencoba mengantisipasi skenario yang mungkin terjadi, dan mereka berdua sangat memahami komponen tim," kata Wolff. "Tetapi mereka selalu bersih. Kadang kami berpikir, 'Ini bersih, tapi agak ketat'. Saya punya jari di tombol untuk Marcus, untuk Bono, untuk Kimi, untuk George, tapi saya tidak menekannya."

Wolff menegaskan bahwa insiden di lap 49 adalah titik krusial. Russell berusaha tidak memotong tikungan, tetapi Antonelli yang berada di marbles melaju lurus. "Itu bisa berakhir dengan bencana dalam hal hasil balapan. Kami akan terlihat seperti idiot," tegasnya.

Meski demikian, Wolff melihat sisi positif dari persaingan ini. "Itu layak untuk menunjukkan semangat balap di tim dan membiarkan mereka saling beradu," ujarnya. Ia menyebut duel ini akan menjadi bahan diskusi untuk masa depan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Mercedes memiliki dua pembalap yang haus kemenangan.

ADVERTISEMENT

Hasil akhir 1-2 untuk Mercedes dengan Antonelli unggul empat detik atas Russell dan 15 detik atas Max Verstappen menjadi pencapaian manis. Namun, bagi Wolff, momen itu bukan sekadar soal hasil, melainkan tentang bagaimana mengelola dua pembalap yang sama-sama ingin menang.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU