Tim balap asal Italia, VR46, secara resmi mengumumkan pada Rabu bahwa pemimpin klasemen WorldSBK, Nicolo Bulega, akan bergabung dengan tim untuk musim MotoGP 2027. Bulega akan menjadi rekan setim Fermin Aldeguer, menggantikan Franco Morbidelli yang diprediksi pindah ke WorldSBK bersama Ducati.
Kontrak Bulega berdurasi satu tahun, dengan dukungan penuh pabrikan Ducati. Ia akan mendapatkan motor pabrikan, sama seperti Marc Marquez, Pedro Acosta, dan Aldeguer. Ini menandai pertama kalinya tim milik Valentino Rossi memiliki dua motor pabrikan, dengan Ducati menanggung sebagian besar biaya operasional.
"Bisa tampil di MotoGP adalah mimpi, karena saya akan menjalani debut bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team," ujar Bulega dalam pernyataan resmi. "Saya memilih tim ini karena saya selalu terikat dengan mereka: saya pernah menjadi bagian dari VR46 Riders Academy saat kecil, jadi saya mengenal semuanya dengan baik. Saya tidak ingin menetapkan target spesifik. Saya ingin mencoba tampil baik, menjalani balapan demi balapan, dan melakukan pekerjaan terbaik yang saya bisa."

Dengan bergabungnya Bulega, ia akan menjadi satu-satunya pembalap Italia yang mengendarai Ducati pada 2027, di tengah dominasi pembalap Spanyol di pabrikan tersebut. Sementara itu, pasangan Gresini Racing musim depan akan diisi oleh Joan Mir dan Dani Holgado.
Kepindahan ini menandai kembalinya Bulega ke paddock MotoGP setelah meninggalkannya pada 2021. Pembalap berusia 26 tahun itu sebelumnya menunjukkan potensi besar di Moto3 bersama VR46, namun gagal beradaptasi di Moto2 dan kehilangan dukungan akademi. Ia kemudian memulai dari nol di WorldSSP pada 2022, menjadi juara pada 2023 dengan 16 kemenangan, sebelum naik ke WorldSBK dan terus berkembang hingga kini memimpin klasemen dengan 26 kemenangan dari 27 balapan musim ini.
Pengalaman Bulega dengan motor Ducati MotoGP bukanlah hal baru. Ia sempat menggantikan Marc Marquez yang cedera pada dua kesempatan tahun lalu, serta mengikuti tes pramusim 2026. Kualitasnya, ditambah pengalamannya dengan motor yang lebih kecil dan ban Pirelli, menjadikannya kandidat kuat untuk bersaing di baris depan pada musim debutnya.
Sementara itu, karier MotoGP Franco Morbidelli berakhir setelah sembilan musim di kelas premier, dengan pencapaian terbaik sebagai runner-up pada 2020, hanya terpaut 13 poin dari gelar juara. Ia sebelumnya juga pernah meraih gelar Moto2 pada 2017. Kini, pembalap berusia 32 tahun itu membuka peluang baru untuk berebut kemenangan dan gelar bersama tim pabrikan Ducati di WorldSBK, yang sejauh ini tampil dominan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!