Max Verstappen menegaskan bahwa dirinya tidak ingin diperlakukan sebagai bintang besar ketika turun di ajang balap ketahanan, khususnya saat berlaga di Nordschleife. Pembalap asal Belanda ini justru menikmati suasana paddock yang lebih dekat dengan penggemar dan sesama pembalap, jauh dari hiruk-pikuk Formula 1.
Juara dunia F1 empat kali ini memang dikenal sebagai penggemar berat motorsport secara keseluruhan, bukan hanya F1. Ketertarikannya pada balap endurance sudah lama terpendam, dan tahun lalu ia memulai debutnya di GT racing di sirkuit legendaris Jerman tersebut, sebagai persiapan menuju Nurburgring 24 Hours 2025.
Pada ajang yang berlangsung Mei lalu, Max Verstappen bersama tim Winward Racing mengendarai Mercedes-AMG GT3. Ia didampingi rekan setim seperti Jules Gounon, Dani Juncadella, dan Lucas Auer. Penampilan mereka sempat luar biasa dan berpeluang meraih kemenangan perdana di balap 24 jam, sebelum masalah driveshaft memaksa mereka berhenti di garasi selama tiga jam untuk perbaikan.

Meski gagal finis di posisi terdepan, penampilan Verstappen tetap menuai pujian. Kehadirannya di ajang tersebut berhasil menarik perhatian besar, dengan rekor jumlah penonton dan rating tinggi. Namun, pembalap berusia 28 tahun itu justru merasa tidak nyaman jika terlalu disorot sebagai bintang.
"Di sana mungkin terasa lebih old school, cara memasuki paddock dan bisa dekat dengan aksi. Saya suka itu. Saya tidak ingin bertingkah seperti superstar. Hanya karena saya pembalap F1, bukan berarti saya harus bersikap berbeda," ujar Verstappen dalam wawancara eksklusif dengan RacingNews365.
Verstappen juga mengungkapkan kecintaannya pada kerja sama tim dalam balap endurance. "Saya suka balapan, saya suka balap ketahanan, dan saya suka bekerja sama dengan rekan setim di mobil yang sama, mengatur lalu lintas, semua hal itu. Mengemudi di malam hari untuk pertama kalinya sungguh pengalaman yang fantastis," tambahnya.
Pengalaman ini memperlihatkan sisi lain dari Verstappen yang jarang terlihat di F1. Ia tampak menikmati atmosfer balap yang lebih murni, jauh dari tekanan dan sorotan media. Bisa jadi, ini adalah awal dari karier panjangnya di dunia endurance setelah pensiun dari F1 nanti.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!