Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen dari tim Red Bull berhasil meraih kemenangan di Grand Prix Azerbaijan 2025 di Sirkuit Kota Baku. Sementara itu, pemimpin klasemen Oscar Piastri mengalami kecelakaan di lap pertama. Berdasarkan analisis mendalam, kemenangan ini menegaskan dominasi Verstappen di lintasan yang menantang ini.

Dominasi Verstappen di Baku
Max Verstappen, yang memulai balapan dari posisi pole, tampil tanpa cela untuk meraih kemenangan kedua berturut-turut. Ia berhasil menjaga keunggulan sejak start dan mengendalikan ritme balapan dengan strategi sempurna dari kru pit Red Bull. George Russell dari Mercedes finis di posisi kedua, diikuti oleh Carlos Sainz dari Williams yang mengamankan podium ketiga. Performa ini menunjukkan kerja tim yang solid, terutama di bawah arahan insinyur balap ternama seperti Adrian Newey.

Kecelakaan Piastri di Lap Pertama
Sayangnya, balapan ini menjadi sore yang kelam bagi Oscar Piastri. Memulai dari posisi kesembilan, Piastri melakukan start loncat sebelum akhirnya kehilangan kendali di Tikungan 5, menyebabkan ia gagal melanjutkan balapan. Insiden ini menjadi pukulan berat bagi peluangnya di kejuaraan, terutama setelah performa konsisten sebelumnya. Analisis menunjukkan bahwa kesalahan start ini kemungkinan besar disebabkan oleh tekanan tinggi di grid.
Performa Pembalap Lain
Kimi Antonelli nyaris meraih podium, namun harus puas di posisi keempat. Liam Lawson, Yuki Tsunoda, dan Lando Norris melengkapi tujuh besar, menunjukkan persaingan ketat di lini tengah. Strategi ban yang digunakan oleh tim, seperti yang diterapkan oleh prinsipal tim Toto Wolff dari Mercedes, memainkan peran penting dalam hasil akhir balapan.
Kemenangan Verstappen di Baku memperkuat posisinya dalam perburuan gelar juara dunia. Sementara itu, kecelakaan Piastri membuka peluang bagi pembalap lain untuk mengejar poin di klasemen. Grand Prix berikutnya akan menjadi ajang penting untuk melihat bagaimana tim seperti Scuderia Ferrari dan merek seperti Aprilia dalam mendukung performa di lintasan.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
Fernando Alonso mengungkap pertimbangan besar terkait masa depannya di Formula 1 di tengah sulitnya musim Aston Martin 2026.
James Hinchcliffe membela Lewis Hamilton setelah pembalap Ferrari itu mengeluhkan perbedaan besar antara simulator dan mobil asli Formula 1.
Alpine dikabarkan merekrut mantan kepala aerodinamika FIA Jason Somerville untuk memperkuat proyek Formula 1 2026 mereka.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!