Max Verstappen tidak pernah kehilangan selera humornya. Kembali ke Sirkuit Internasional Sepang, tempat di mana ia meraih kemenangan keduanya di Formula 1 pada 2017, pembalap Red Bull Racing itu justru melontarkan lelucon saat ditanya tentang cuaca panas Malaysia yang menyengat. "Saya rasa saya punya persiapan empat atau lima bulan yang sangat intens. Ya, persiapan mental yang mendalam untuk tidak pedulig!" ujarnya sambil tertawa, seperti dikutip Motorsport.com. "Jadi, ya, datang saja. Panas, tapi di Monaco juga panas dan lembap. Kalau mau lebih panas, masuk sauna atau ruang uap. Saya kadang melakukannya. Anda hanya perlu nyaman dengan ketidaknyamanan, tapi itu berlaku untuk semua orang. Panas, berkeringat, dan butuh beberapa celana dalam ekstra, kurasa! Tapi jalani saja."
Meski bercanda, Verstappen tetap serius soal ambisinya. Ia telah finis di podium dalam enam dari delapan balapan terakhir, tetapi kemenangan masih belum datang. "Memang benar kami sekarang sering mendapat podium, tapi saya ingin menang," tegasnya. Jika tidak menang, ini akan menjadi musim pertama tanpa kemenangan bagi Verstappen dan Red Bull sejak 2015. Tekanan pun meningkat, apalagi Mercedes dikabarkan membawa upgrade yang bisa mempersulit peluangnya.
Sepang memang punya tempat istimewa di hati Verstappen. Sirkuit ini terakhir menggelar F1 pada 2017, dan Verstappen adalah pemenang terakhir di sana. "Saya selalu menikmati balapan di sini karena saya sangat suka tata letak sirkuitnya. Tidak mudah karena degradasi tinggi dan sangat panas, jadi cukup tidak nyaman secara fisik," kenangnya. "Ada kenangan indah, tapi saya harus membiasakan diri dengan paddock ini lagi. Sudah terlalu lama!"

Cuaca panas dan aspal kasar Sepang menjadi tantangan tersendiri, terutama dengan regulasi mobil 2026 yang lebih fokus pada manajemen energi. Pembalap harus mengatur pengisian dan penggunaan energi dengan cermat, sementara degradasi ban tetap tinggi. "Ini akan menjadi balapan yang sulit secara fisik, tapi saya pikir semua pembalap menghadapi hal yang sama," tambahnya.
Verstappen juga menyoroti persaingan dengan Mercedes yang terus mengembangkan mobil mereka. "Kami tahu Mercedes akan membawa peningkatan, jadi kami harus bekerja lebih keras," ujarnya. Meski demikian, ia tetap optimistis bisa bersaing di depan.
Kembalinya F1 ke Malaysia setelah absen selama sembilan tahun disambut antusias oleh para penggemar. Verstappen pun mengaku senang bisa kembali ke negara yang memiliki basis penggemar besar. "Saya ingat atmosfernya sangat meriah, dan saya berharap tahun ini juga sama," pungkasnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!