Motorsport, Sportrik Media - Max Verstappen menghadapi tantangan tambahan menjelang debutnya di Nürburgring 24 Hours setelah gagal memperoleh keuntungan penting berupa slot otomatis ke sesi Top Qualifying 3 (TQ3).
Dalam regulasi terbaru untuk edisi 2026, enam tim awalnya dijadwalkan mendapatkan akses langsung ke sesi TQ3 tanpa melalui fase eliminasi. Namun, pembatalan balapan kualifikasi pertama akibat insiden serius membuat jumlah tersebut dikurangi menjadi lima tim.
Keputusan ini berdampak langsung pada peluang awal Verstappen, yang bersama timnya tidak termasuk dalam daftar penerima slot otomatis. Dengan demikian, mereka harus melalui sistem kualifikasi bertahap yang terdiri dari Top Qualifying 1 dan Top Qualifying 2 untuk memperebutkan tempat di sesi penentuan.

Verstappen akan berbagi mobil dengan Dani Juncadella, Lucas Auer, dan Jules Gounon. Meskipun tetap memiliki peluang untuk lolos ke TQ3, jalur yang harus ditempuh menjadi lebih kompleks dibandingkan rival yang sudah mengamankan posisi.
Selain itu, regulasi tambahan mewajibkan setiap tim menggunakan pembalap berbeda di setiap fase kualifikasi. Hal ini menghilangkan kemungkinan untuk mengandalkan satu pembalap spesialis kualifikasi, sehingga menuntut konsistensi performa dari seluruh anggota tim.
Dalam konteks balapan 24 jam, posisi start memang bukan faktor penentu utama, tetapi akses langsung ke TQ3 memberikan keuntungan strategis dalam hal visibilitas dan kepercayaan diri tim. Kondisi ini menjadikan fase kualifikasi lebih krusial bagi tim yang harus memulai dari tahap awal.
Berikut adalah lima tim yang telah dipastikan memperoleh slot otomatis ke sesi TQ3:
| Nomor | Mobil | Pembalap |
|---|---|---|
| #45 | Ferrari 296 GT3 | Perel, Marschall, Vermeulen, Neubauer |
| #16 | Audi R8 GT3 | Haase, Sims, Green |
| #47 | Mercedes AMG GT3 | Fukuzumi, Gamou, Krohn, Pittard |
| #1 | BMW M4 GT3 | Farfus, Marciello, Pepper, Van der Linde |
| #84 | Lamborghini Huracan GT3 | Engstler, Bortolotti, Niederhauser |
Dengan format kualifikasi yang semakin ketat, Verstappen dan timnya kini harus mengoptimalkan setiap fase untuk memastikan posisi start yang kompetitif. Hasil dari proses ini akan menjadi indikator awal kesiapan mereka menghadapi salah satu balapan endurance paling menantang di dunia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!