SPONSORED

Van Gisbergen Kesulitan di Darlington, Bell Akhirnya Menang

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Van Gisbergen Kesulitan di Darlington, Bell Akhirnya Menang
TO NEWS OVERVIEW
Shane van Gisbergen during the NASCAR Cup Series at Daytona.

Shane van Gisbergen mengalami akhir pekan yang berat di Darlington, trek yang dijuluki 'Too Tough to Tame'. Pebalap Trackhouse Racing itu mengeluhkan kurangnya grip sepanjang balapan NASCAR Cup Series yang berlangsung 267 lap, yang membuatnya harus puas finis di posisi ke-26.

“Saya tidak tahu harus berkata apa. Saya tidak pernah merasa sepelan ini,” kata van Gisbergen melalui radio tim saat kompetisi caution di lap 36. “Rasanya seperti saya memakai ban yang sudah berumur 120 lap sejak awal. Saya tidak punya grip sama sekali. Tidak ada hal positif. Keseimbangan mobil oke, tapi grip-nya sangat kurang.”

Keluhan itu menjadi tren sepanjang malam. Van Gisbergen menghabiskan sebagian besar balapan di barisan belakang sementara timnya mencoba berbagai perubahan set-up ekstrem. Ia menjadi yang terbaik di antara tiga pebalap Trackhouse Racing, dengan rekan setimnya Ross Chastain dan Connor Zilisch masing-masing finis ke-27 dan ke-34.

Preece Menangkan Daytona Thriller, SVG Gagal ke Chase
Baca JugaPreece Menangkan Daytona Thriller, SVG Gagal ke Chase

Momen bahagia bagi van Gisbergen datang ketika ia mendengar kabar kemenangan Scott McLaughlin di IndyCar Series di Laguna Seca. “Hell yeah!” serunya di radio, mencerminkan semangat kompetitif yang tetap menyala meski balapannya tidak sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kemenangan di Darlington jatuh ke tangan Christopher Bell dari Joe Gibbs Racing. Bell berhasil memutus puasa kemenangan setelah tujuh kali finis sebagai runner-up musim ini. Kemenangan terakhirnya sebelum Darlington adalah di Bristol pada race ke-29 musim 2025. “Sudah terlalu lama,” ujar Bell. “Saya sangat bangga dengan semua orang di mobil #20 ini. Para mekanik dan kru pit pantas mendapatkannya lebih dari siapa pun.”

Bell juga mengomentari perjuangannya pulih dari cedera pergelangan tangan yang sempat mengancam musimnya. “Saat saya duduk di pusat medis di Michigan, saya pikir musim saya sudah berakhir,” kenangnya. “Saya pikir saya akan absen beberapa minggu dan tidak bisa masuk Chase. Tapi kami masih di dalam, baby!”

Balapan ini juga diwarnai hujan yang memicu caution dan red flag pada lap 338. Kyle Larson sempat memimpin saat restart dengan 24 lap tersisa, tetapi Bell yang menggunakan ban lebih segar berhasil menyalipnya di lap 357 dan tidak pernah melihat ke belakang lagi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU