Bos Mercedes, Toto Wolff, dengan tegas menepis klaim kontroversial dari mantan penasihat Red Bull, Helmut Marko, yang menyebut karier George Russell sudah habis setelah kalah bersaing dari rekan setimnya.
Musim Formula 1 2026 memperlihatkan dominasi mobil Mercedes di bawah regulasi anyar, namun situasi internal justru berpihak pada sang debutan berbakat. Kimi Antonelli sukses mengamankan lima kemenangan beruntun di awal tahun dan kini berada di ambang gelar juara dunia pada GP Meksiko.
Sebaliknya, Russell mengalami berbagai kendala mulai dari masalah penanganan mobil hingga gangguan keandalan teknis. Komentator Sky Germany, Helmut Marko, sempat melontarkan pernyataan bahwa pembalap asal Inggris tersebut kehilangan status nomor satu dan tidak akan pernah mendapat kesempatan meraih gelar juara dunia lagi.

Menanggapi komentar tersebut usai balapan di Austin, Toto Wolff langsung memberikan pembelaan keras untuk pembalap utamanya. Ia menilai kritik tersebut terlalu gegabah dan mengabaikan rekam jejak impresif yang telah dibangun sang pembalap sepanjang kariernya di ajang junior.
Dilansir dari Motorsport.com, Wolff menyatakan, Helmut, dia bukan sahabat saya dari Austria, tapi saya menghormati pendapatnya. Namun saya pikir dia salah soal George. George memiliki semua kemampuan. Saya rasa mobil ini kurang cocok dengan gaya balapnya.
Lebih lanjut, Wolff optimis bahwa dengan lembaran baru dan mobil yang lebih bersahabat pada musim depan, pembalap berusia 27 tahun itu masih memiliki kapasitas penuh untuk merebut mahkota juara dunia Formula 1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!