Toto Wolff Akui Mercedes Terancam di Voting PU 2026

Toto Wolff Akui Mercedes Terancam di Voting PU 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik MediaToto Wolff mengakui Mercedes-AMG Petronas bisa berada dalam posisi “screwed” menjelang voting krusial terkait metode pengukuran rasio kompresi power unit Formula 1 2026.

Dalam beberapa hari terakhir, para pabrikan power unit mendorong perubahan teknis terkait cara pengukuran rasio kompresi mesin. Regulasi saat ini mensyaratkan rasio 16:1 saat pengukuran dilakukan pada suhu lingkungan. Namun secara teoritis, angka tersebut dapat terlampaui ketika mesin beroperasi dalam kondisi panas akibat ekspansi material logam.

Isu tersebut kini berada di tangan Power Unit Advisory Committee (PUAC), yang terdiri dari Mercedes, Red Bull, Ferrari, Honda, dan Audi, bersama regulator FIA serta pemegang hak komersial Formula One Management (FOM). Untuk meloloskan perubahan pengukuran saat mesin dalam kondisi panas, dibutuhkan supermajority: empat dari lima pabrikan ditambah FIA dan FOM.

Red Bull Powertrains dilaporkan berpindah posisi mendukung pengujian baru tersebut. Jika FIA dan FOM turut menyetujui, maka konfigurasi power unit Mercedes berpotensi dinilai melanggar regulasi teknis, tepat sebelum proses homologasi mesin 2026 yang dijadwalkan 1 Maret.

“Saya rasa semua orang sedikit terlalu bersemangat tentang performa tim-tim bermesin Mercedes,” ujar Wolff kepada media termasuk RacingNews365.

“Rekan-rekan dari merek lain mungkin terbawa suasana sampai pada titik yang bisa menjadi memalukan, yang menurut saya tidak demikian.”

ADVERTISEMENT

Wolff menegaskan bahwa keputusan akhir sangat bergantung pada sikap regulator dan pemegang hak komersial.

“Bukan hanya tim, tetapi Anda juga membutuhkan suara dari badan pengatur dan pemegang hak komersial. Jika mereka memutuskan memiliki opini dan agenda yang sama, maka Anda akan berada dalam masalah.”

Sepanjang proses desain, Wolff mengklaim mendapat dukungan dari Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, yang menurutnya menilai interpretasi regulasi telah diterapkan dengan benar.

“Ia adalah Presiden FIA dan memiliki kewenangan dalam proses pengambilan keputusan. Pada akhirnya, itu adalah panggilannya.”

Situasi ini menciptakan ketidakpastian signifikan menjelang musim 2026, di mana stabilitas regulasi power unit menjadi fondasi utama persaingan. Hasil voting PUAC akan menentukan apakah arah pengembangan Mercedes tetap sah atau justru memicu revisi besar pada fase akhir sebelum homologasi resmi diberlakukan.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU