Debut Toprak Razgatlıoglu di ajang balap Grand Prix harus menemui akhir yang kurang menyenangkan setelah mengalami cedera serius. Pembalap Prima Pramac Racing tersebut dipastikan harus menepi dari sisa kalender balap musim ini usai naik meja operasi akibat kecelakaan hebat yang dialaminya dalam rangkaian balapan di Sirkuit Mandalika.
Kecelakaan tersebut memaksa bintang asal Turki itu menderita dislokasi bahu yang cukup parah. Setelah melalui berbagai pertimbangan medis yang matang bersama tim dokter, keputusan akhir diambil untuk segera melakukan tindakan bedah agar proses pemulihan struktur tulangnya bisa berjalan optimal demi menatap kebugaran jangka panjang di kelas premier.
Melalui ruang perawatan rumah sakit tempatnya menjalani pemulihan, sang juara dunia WorldSBK tiga musim tersebut menyampaikan curahan hatinya secara terbuka kepada publik. Ia mengakui bahwa situasi ini merupakan sebuah pengalaman pahit yang belum pernah ia rasakan sepanjang sejarah perjalanan karier profesionalnya di dunia balap motor.

Toprak Razgatlıoglu mengungkapkan dalam pernyataan resminya, "Soms gebeuren er onverwachte dingen. Ik maak momenteel een moeilijke periode door, omdat ik voor het eerst in mijn racecarriere een seizoen voortijdig heb moeten beeindigen. Het voelt heel vreemd om de races op televisie te moeten volgen." Situasi harus menonton sisa seri dari layar kaca tentu memberikan tekanan tersendiri bagi seorang competitor kompetitif sepertinya.
Meski demikian, semangat juang pembalap bernomor khas tersebut sama sekali tidak luntur sedikit pun. Langkah rehabilitasi fisik langsung dimulai secara bertahap di bawah pengawasan ketat tim medis demi mempercepat proses penyembuhan total sebelum kembali turun ke lintasan aspal.
Ia menambahkan, "Ik heb een schouderoperatie ondergaan om sterker terug te kunnen komen en ben inmiddels alweer begonnen met trainen. Ik hoop zo snel mogelijk weer op de motor te zitten. Mijn grote dank gaat uit naar de hele Yamaha familie, mijn team en de artsen. Ook wil ik iedereen bedanken die mij heeft gesteund en met alle mooie berichten heeft laten weten aan mij te denken."
Sementara itu, kekosongan di garasi tim bentukan Pramac tersebut untuk sisa musim ini akan segera diisi oleh pembalap penguji pabrikan garpu tala, Augusto Fernandez. Kehadiran mantan juara dunia Moto2 ini diharapkan mampu memberikan data pengembangan motor yang stabil selama sisa akhir pekan balapan grand prix berlangsung.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!