SPONSORED

Pertarungan P2 F1 2026: George Russell Terancam Hamilton & Verstappen

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Pertarungan P2 F1 2026: George Russell Terancam Hamilton & Verstappen
TO NEWS OVERVIEW
Russell currently holds P2 in the drivers' championship © XPB Images

Perebutan gelar juara dunia Formula 1 2026 memang nyaris usai, tetapi pertarungan sengit justru sedang memanas di belakang sang calon juara, Andrea Kimi Antonelli. Pembalap muda asal Italia tersebut berada di ambang gelar juara dunia perdana setelah mengamankan kemenangan dominan kesembilannya musim ini di Grand Prix Amerika Serikat, menciptakan keunggulan 123 poin yang hampir tidak terkejar dari rekan setimnya di Mercedes.

Hasil luar biasa di sirkuit tersebut membuat pembalap berusia 20 tahun itu hanya membutuhkan finis di posisi kesembilan pada balapan akhir pekan mendatang di Kota Meksiko untuk dinobatkan sebagai juara dunia F1 termuda dalam sejarah. Sekalipun dominasi titel sudah di tangan Mercedes dengan empat seri tersisa, persaingan ketat justru sedang terjadi dalam perebutan posisi runner-up klasemen pembalap.

Posisi kedua saat ini masih dipegang oleh George Russell, namun problem berkepanjangan dengan mobil W17 milik Mercedes membuat posisinya sangat rentan dari gempuran para rival di belakangnya. Jarak yang sangat tipis hanya memisahkan Russell dengan Lewis Hamilton dari Ferrari, di mana sang juara dunia tujuh kali hanya tertinggal satu angka saja di peringkat ketiga klasemen sementara.

Perez Akui Cadillac Masih Keteteran di Austin Jelang GP Meksiko 2026
Baca JugaPerez Akui Cadillac Masih Keteteran di Austin Jelang GP Meksiko 2026

Situasi semakin memanas karena Max Verstappen menghuni peringkat keempat dengan selisih enam poin saja, sementara Charles Leclerc mengekor di posisi kelima dengan tertinggal sembilan angka. Bahkan, persaingan ini berpotensi melibatkan lima pembalap sekaligus mengingat Lando Norris dari McLaren hanya terpaut 22 poin di belakang Leclerc menjelang fase akhir musim.

ADVERTISEMENT

Menanggapi pertarungan ketat tersebut, Russell justru terkesan meremehkan prospek finis sebagai runner-up klasemen akhir F1 musim ini. Bagi pembalap asal Inggris itu, pencapaian tersebut sama sekali tidak memberikan arti khusus bagi kariernya. Mengenai ambisi pribadinya, ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah mengamankan gelar konstruktor untuk tim yang dinaunginya.

"Bagi saya, selagi kami memenangkan gelar konstruktor, itulah hal utama," ujar Russell menyoroti target tim. "Untuk tim, tentu saja saya ingin finis sebagai yang terbaik di antara yang tersisa, tetapi P2, P3, P5 bukanlah juara, jadi itu tidak berarti apa-apa."

Di atas kertas, mengamankan posisi kedua adalah kewajiban bagi Russell untuk menghindari hasil minor di akhir musim. Momentum positif sangat krusial dalam kancah Formula 1 modern, di mana mengakhiri musim dengan kuat serta mengatasi masalah teknis dapat menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan menghadapi jeda musim dingin. Apapun selain posisi runner-up di belakang sang rekan setim tentu akan dipandang sebagai sebuah kemunduran besar.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU