SPONSORED

Tom Eder Resmi Tutup Tim IDM Supersport 2026 Akui Biaya Terlalu Tinggi

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Tom Eder Resmi Tutup Tim IDM Supersport 2026 Akui Biaya Terlalu Tinggi
TO NEWS OVERVIEW
Tom Eder (re.) sperrt seinen Rennstall zu© Eder/Facebook

Akhir pekan penutupan musim kejuaraan balap motor bergengsi IDM di Hockenheimring menyisakan kisah emosional bagi Tom Eder. Setelah melalui rangkaian balapan penutup yang melelahkan sekaligus meriah, pria berusia 41 tahun tersebut secara mengejutkan mengumumkan keputusan besar untuk membubarkan tim balap miliknya sendiri di kelas IDM Supersport. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan yang matang, melainkan karena himpitan beban finansial serta keterbatasan waktu yang kian mendesak di tengah kesibukan bisnis pribadinya.

Perjalanan tim balap milik Eder ini sejatinya bermula pada tahun 2021 silam ketika ia mendirikannya untuk menaungi pembalap asal Austria, Thomas Gradinger. Berawal dari sebuah keisikkan dan insiden penalti akibat pengisian bahan bakar ilegal di grid start, semangat juang Eder justru terlecut untuk membangun sebuah struktur tim yang solid. Dari sana, tim berkembang pesat dengan menghadirkan berbagai perlengkapan profesional mulai dari truk pengangkut, peralatan garasi, hingga fasilitas dyno test mandiri.

Namun, seiring berjalannya waktu, mengelola sebuah tim balap profesional di kancah nasional menuntut pengorbanan yang tidak sedikit. Eder mengakui bahwa dirinya telah merogoh kocek pribadi dalam jumlah yang sangat besar demi menjaga asa tim tetap kompetitif tanpa kehadiran sponsor utama yang masif. Selain masalah finansial, benturan antara jadwal perusahaan, penyelenggaraan trackdays, dan komitmen penuh di kejuaraan membuat waktunya benar-benar habis terforsir.

Ducati Sabet Subcampeonato MX1 Spanyol 2026 Bersama Desmo450 MX
Baca JugaDucati Sabet Subcampeonato MX1 Spanyol 2026 Bersama Desmo450 MX

Faktor emosional turut memainkan peran krusial di balik keputusan berat pembubaran tim ini. Kehilangan sosok rekan sekaligus pembalap, Philipp Steinmayr, yang meninggal dunia secara prematur meninggalkan luka mendalam serta refleksi tersendiri bagi Eder. Setelah sempat bertahan selama satu musim tambahan bersama keluarga pembalap Feigl, tekad Eder akhirnya bulat untuk menyudahi petualangannya sebagai pemilik tim.

ADVERTISEMENT

Meski menutup buku babak baru sebagai manajer tim IDM Supersport, Eder memastikan bahwa kecintaannya pada dunia balap belum sepenuhnya padam. Ia berencana untuk tetap aktif di kancah balap roda dua, khususnya pada divisi sidecar atau balap sespan yang sempat ia jalani di Oschersleben. Atmosfer kekeluargaan di paddock tentu akan sangat dirindukannya, namun langkah mundur ini menjadi satu-satunya jalan rasional demi kelangsungan hidup pribadi dan bisnisnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU