Max Verstappen dan tim Verstappen Racing langsung menghadapi drama besar pada awal Nurburgring 24 Hours 2026 meski tetap mampu bertahan dalam persaingan barisan depan setelah stint pembuka.
Pembalap Mercedes-AMG GT3 bernomor #3, Dani Juncadella, memulai balapan dari posisi keempat dan langsung naik ke posisi ketiga setelah menyalip Audi milik Christopher Haase pada fase awal lomba.
Balapan kemudian berubah kacau ketika BMW #99 yang dikendarai Dan Harper mengalami spin. Meski masih bisa melanjutkan balapan, insiden berikutnya melibatkan polesitter Milko Bortoletti yang mengalami ban bocor setelah kontak ringan dengan Juncadella.

Kerusakan tersebut memaksa Lamborghini masuk pit dan otomatis mengangkat Juncadella ke posisi kedua. Namun tekanan besar langsung datang dari Porsche yang dikendarai Kevin Estre, yang tampil agresif sejak start.
Dari sisi teknis, fase awal Nurburgring 24 Hours langsung memperlihatkan betapa pentingnya traffic management dan positioning di Nordschleife. Dengan lintasan sepanjang lebih dari 25 kilometer dan multi-class traffic yang sangat padat, pembalap harus terus mengambil keputusan agresif dalam situasi visibilitas dan grip yang berubah cepat.
Lamborghini #130 yang dikemudikan Marco Mapelli sempat mencoba membuka jarak di depan meski sebelumnya mendapat tambahan bobot lima kilogram melalui revisi Balance of Performance terbaru.
Namun saat traffic mulai muncul pada stint pertama, keunggulan Mapelli perlahan menghilang dan membuka peluang bagi Juncadella untuk menekan pimpinan lomba. Situasi itu justru memicu kontak lain ketika Juncadella menyentuh mobil Mapelli setelah pemimpin lomba melambat di depan traffic.
Akibat insiden tersebut, Juncadella kehilangan dua posisi. Tidak lama kemudian, balapan kembali berubah setelah Mapelli menerima penalti besar 32 detik karena false start.
Menurut laporan RacingNews365, Estre juga terlibat insiden lain setelah memaksa rival keluar lintasan saat duel perebutan posisi kedua berlangsung sangat agresif pada lap-lap awal.
Memasuki lap kelima, pit stop pertama mulai dilakukan oleh para pesaing utama. Satu lap kemudian, Verstappen akhirnya mengambil alih kemudi Mercedes-AMG GT3 #3 untuk menjalani stint pertamanya dalam debut Nurburgring 24 Hours.
Dengan cuaca yang terus berubah dan traffic mulai semakin padat menjelang malam, peluang Verstappen Racing untuk tetap bersaing di kelompok terdepan diperkirakan akan sangat bergantung pada konsistensi strategi dan kemampuan bertahan di tengah kondisi Nordschleife yang ekstrem.
Apakah kemenangan Nurburgring 24H lebih impresif dari gelar F1 Verstappen?
Total Partisipan
2 Suara



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!