SPONSORED

Tanggapan Tegas Franco Colapinto Atas Komentar Kontroversial Jeremy Clarkson di F1 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Tanggapan Tegas Franco Colapinto Atas Komentar Kontroversial Jeremy Clarkson di F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Colapinto retired from the US GP on Sunday

Franco Colapinto akhirnya memberikan respons terbuka setelah presenter ternama Inggris, Jeremy Clarkson, melontarkan lelucon kontroversial yang menyebut sang pembalap dijatuhi penalti grid karena kewarganegaraannya pada ajang Formula 1 Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas.

Komentar tersebut langsung memicu kehebohan di paddock, mengingat sejarah masa lalu Jeremy Clarkson bersama Argentina dalam insiden Patagonia. Mantan presenter Top Gear itu, yang hadir di sirkuit sebagai tamu tim Alpine, sempat menyatakan kepada media bahwa hukuman tersebut diberikan akibat asal-negara sang pembalap.

Pernyataan itu sontak menuai kecaman keras dari manajemen Franco Colapinto yang menilai candaan tersebut sepenuhnya tidak dapat diterima. Pihak tim yang berbasis di Enstone juga langsung merilis pernyataan resmi untuk meredakan situasi panas yang berkembang di media sosial.

Rumor F1 2027: Colton Herta Masuk Radar Kursi Utama Tim Cadillac
Baca JugaRumor F1 2027: Colton Herta Masuk Radar Kursi Utama Tim Cadillac

Menanggapi kehebohan tersebut, pembalap muda berusia 23 tahun itu mengakui bahwa sosok Jeremy Clarkson memang dikenal gemar berkelakar, namun ia menegaskan bahwa pilihan kata sang presenter sama sekali bukan gestur yang ideal. Ia juga memastikan bahwa insiden verbal ini sama sekali tidak melibatkan pihak skuad asal Prancis yang menaunginya.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir tentu saja ini tidak ada hubungannya dengan tim. Dia hanya melakukan wawancara sendiri, dan itu tidak ada kaitannya dengan tim, dan saya pikir dia selalu suka berkelakar, tetapi saya tidak begitu mengenalnya,” ungkap Franco Colapinto kepada media termasuk Motorsport Week.

Di sisi lain, akhir pekan balapan di Austin juga harus berakhir lebih cepat bagi sang pembalap akibat insiden tabrakan beruntun yang melibatkan rekan setimnya, Pierre Gasly, serta pembalap Racing Bulls, Arvid Lindblad, yang merusak parah bagian mobilnya.

“Pierre keluar dari pit dan saya mencoba bertahan sangat rapat agar Pierre bisa berada di depan, lalu kami bertiga berdampingan dan saya terjepit. Jadi mobil saya mengalami kerusakan total, tetapi balapan kami memang tidak terlihat bagus di tengah lalu lintas padat, jadi ya sudahlah,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Kini, dengan sisa lima seri menjelang akhir musim 2026 dan posisinya berada di peringkat ke-12 klasemen sementara pembalap, fokus utama skuad Enstone adalah bangkit di seri berikutnya di Meksiko serta memperbaiki konsistensi hingga akhir musim.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU