Advertisement Sportrik
15s

Stella Ungkap Graining McLaren, Target Kejar Rival

Notifikasi
Stella Ungkap Graining McLaren, Target Kejar Rival
© XPBimages

Andrea Stella mengonfirmasi bahwa McLaren masih menghadapi kendala pada manajemen ban, khususnya fenomena graining, dalam awal musim Formula 1 2026. Aspek ini dinilai menjadi pembatas utama performa tim dalam upaya mengejar Mercedes dan Ferrari di papan atas.

Secara performa, MCL40 menunjukkan potensi sebagai mobil tercepat ketiga, namun hasil belum konsisten akibat sejumlah faktor eksternal. Oscar Piastri tidak dapat mengikuti balapan pembuka di Melbourne, sementara di China baik Piastri maupun Lando Norris gagal memulai lomba karena kendala pada power unit. Situasi ini berdampak langsung pada perolehan poin tim di fase awal musim.

Peningkatan performa terlihat di Jepang, di mana Piastri mampu bersaing di barisan depan dan sempat memimpin balapan setelah start yang kuat dari posisi ketiga. Namun, dinamika strategi pit stop saat periode safety car memberikan keuntungan kepada Kimi Antonelli, yang pada akhirnya memengaruhi peluang McLaren dalam perebutan hasil maksimal.

FIA Ubah Regulasi F1, Boost Dilarang Saat Hujan
Baca JugaFIA Ubah Regulasi F1, Boost Dilarang Saat Hujan

Analisis data balapan menunjukkan bahwa Ferrari masih memiliki keunggulan dalam fase tikungan, terutama dalam hal menghasilkan grip yang lebih konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa karakteristik sasis McLaren belum sepenuhnya optimal dalam memaksimalkan kinerja ban, khususnya pada kondisi lintasan yang memicu graining di bagian depan.

ADVERTISEMENT

Fenomena graining menjadi faktor krusial karena memengaruhi stabilitas performa sepanjang stint. Stella menjelaskan bahwa McLaren cenderung lebih rentan terhadap kondisi ini dibandingkan rival langsungnya, kecuali pada lintasan seperti Suzuka yang tidak memberikan tekanan tinggi terhadap permukaan ban depan.

Di sisi lain, keunggulan McLaren masih terlihat pada sektor tenaga, berkat kontribusi dari Mercedes High Performance Powertrains. Efisiensi dan output power unit memberikan keuntungan di lintasan lurus, namun belum cukup untuk menutup kekurangan di area tikungan dan degradasi ban.

Fokus pengembangan kini diarahkan pada peningkatan performa sasis, dengan tujuan memperbaiki distribusi beban dan menjaga konsistensi grip sepanjang balapan. Upaya ini menjadi kunci bagi McLaren untuk mengurangi selisih performa terhadap Mercedes dan Ferrari, sekaligus membangun fondasi yang lebih kompetitif menghadapi seri-seri berikutnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU