Guenther Steiner akhirnya menjelaskan alasan utama Tech3 memilih bertahan dengan KTM dibanding menerima tawaran kerja sama dari Honda untuk era baru MotoGP 2027.
Tim asal Prancis tersebut sebelumnya menjadi pusat spekulasi paddock MotoGP setelah Honda dikabarkan ingin memperluas jumlah motor dari empat menjadi enam untuk regulasi baru mesin 850cc dan ban Pirelli mulai musim 2027.
Situasi itu muncul karena kontrak Tech3 bersama KTM memang berakhir pada penghujung musim ini. Namun setelah beberapa pekan negosiasi intensif, Tech3 akhirnya resmi memperpanjang kemitraannya dengan KTM melalui kontrak multi-tahun baru.

Dari sisi teknis, stabilitas proyek menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. MotoGP akan memasuki perubahan regulasi besar pada 2027, sehingga kerja sama jangka panjang dan kesinambungan pengembangan motor dianggap lebih krusial dibanding memulai proyek baru dari nol.
Steiner mengaku sempat berbicara dengan beberapa pabrikan untuk memahami peluang dan model kerja sama yang tersedia sebelum mengambil keputusan akhir.
"Saya berbicara dengan beberapa pabrikan untuk melihat apa yang mungkin dilakukan dan memahami bagaimana bentuk kolaborasinya," ujar Steiner di Circuit de Barcelona-Catalunya.
Namun mantan bos Formula 1 itu menegaskan ambisi KTM untuk menjadi juara dunia MotoGP menjadi faktor terbesar yang akhirnya meyakinkannya tetap bertahan.
"Mengapa kami bertahan dengan KTM? Karena saya melihat determinasi mereka. Mereka ingin menang dan kami juga ingin menang," jelas Steiner.
Menurutnya, komitmen penuh dari CEO KTM Gottfried Neumeister dan direktur motorsport Pit Beirer menunjukkan bahwa KTM masih memiliki proyek jangka panjang serius di MotoGP meski sempat menghadapi periode sulit dalam beberapa musim terakhir.
"KTM sangat ingin memenangkan kejuaraan dunia dan itulah yang meyakinkan saya. Mereka tidak hanya ingin memiliki tim satelit, mereka benar-benar ingin bekerja bersama untuk menang," tambah Steiner.
Tech3 sendiri mulai menjadi tim satelit KTM sejak 2019 setelah mengakhiri kerja sama panjang bersama Yamaha. Bersama KTM, Tech3 berhasil meraih dua kemenangan grand prix pada musim 2020.
Keputusan mempertahankan KTM juga datang di tengah peningkatan performa RC16 pada MotoGP Catalunya 2026, ketika Pedro Acosta sukses memberikan pole position pertama KTM dalam dua tahun terakhir.
Dengan regulasi baru yang semakin dekat dan proyek KTM mulai kembali kompetitif, Tech3 kini diperkirakan akan memainkan peran penting dalam ambisi jangka panjang KTM untuk merebut gelar dunia MotoGP.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!