Sebastien Ogier kembali menunjukkan kualitasnya sebagai juara dunia reli sembilan kali setelah membalikkan situasi sulit menjadi dominasi pada Sabtu sore Reli Portugal 2026. Pembalap Toyota Gazoo Racing itu kini memimpin reli dengan keunggulan 21,9 detik atas rival utamanya dari Hyundai Motorsport, Thierry Neuville, menjelang empat etape penentuan hari Minggu.
Ogier sempat mengalami tekanan besar pada loop pagi ketika kondisi hujan membuat rekan setim mudanya, Oliver Solberg, tampil lebih cepat di beberapa etape. Namun perubahan setup mobil yang dilakukan Toyota pada service siang langsung mengubah arah jalannya reli.
Pembalap Prancis tersebut tampil jauh lebih agresif pada kondisi lintasan berlumpur sore hari dan berhasil mengambil alih kendali penuh reli melalui kombinasi manajemen risiko, pembacaan grip, dan pengalaman menghadapi kondisi ekstrem gravel Portugal.


“Sore hari benar-benar berat untuk semua orang. Itu juga berat bagi kami, tetapi untungnya kami masih bisa menikmati beberapa momen bagus di garis finis,” ujar Ogier.
“Sejujurnya, dalam kondisi seperti ini selalu ada sedikit kejutan ketika tiba di garis finis, apakah Anda benar-benar cepat atau tidak.”
Ogier menjelaskan bahwa Toyota melakukan perubahan besar pada setup mobil sebelum loop sore dimulai karena tim sudah memperkirakan hujan deras akan kembali turun. Penyesuaian tersebut disebut membantu dirinya menemukan kepercayaan diri untuk menyerang lebih agresif dibanding sesi pagi.
“Kami melakukan perubahan besar pada setup mobil untuk sore hari karena kami tahu hujan akan terus berlanjut. Itu jelas membantu saya mengemudi sedikit lebih agresif dalam kondisi sulit.”
“Setelah sedikit terkejut pada akhir loop pagi ketika kami tidak berada di posisi yang kami inginkan, saya ingin merespons situasi itu dengan lebih baik di sore hari. Saya ingin mengambil sedikit lebih banyak risiko,” lanjut Ogier.

Meski memimpin cukup nyaman, Ogier menegaskan reli masih belum aman. Prakiraan cuaca Minggu diperkirakan kembali menghadirkan hujan yang dapat mengubah kondisi lintasan secara drastis, terutama karena posisi start terakhir bisa menjadi kerugian jika hujan turun pada waktu yang tidak tepat.
“Cuaca masih terlihat tidak stabil dan mungkin tidak akan banyak membaik, jadi reli ini jelas belum selesai. Jika hujan turun pada waktu yang salah, Anda bisa kehilangan banyak waktu dengan sangat cepat. Kami harus benar-benar waspada besok pagi,” kata Ogier.
Sementara itu, Neuville mulai mengakui bahwa mengejar Ogier pada empat etape terakhir kemungkinan akan sangat sulit. Fokus utama pembalap Belgia itu kini bergeser untuk mempertahankan posisi kedua dari tekanan pembalap Toyota lainnya, Sami Pajari, yang hanya tertinggal 3,9 detik.
“Saya harus mengakui bahwa saya cukup senang dengan performa mengemudi kami hari ini dan kecepatan yang mampu kami tunjukkan. Tampaknya Toyota masih sedikit lebih cepat, tetapi entah bagaimana kami tetap berada di tengah pertarungan,” ujar Neuville.
“Hari yang berat menanti. Kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin dan mencoba mempertahankan posisi kedua. Itu tujuan utama kami.”
Reli Portugal kini memasuki hari terakhir dengan Toyota memegang kontrol kuat atas perebutan kemenangan. Namun cuaca yang terus berubah, tekanan dari Pajari terhadap Neuville, dan kondisi gravel licin diperkirakan masih dapat mengubah pertarungan podium hingga Power Stage Fafe.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!