Bayangkan Anda sudah menyiapkan segalanya — logistik, kru, bahkan strategi ban untuk gravel — lalu tiba-tiba ronde pamungkas WRC 2025 di Arab Saudi terancam batal. Situasi keamanan yang memburuk di Timur Tengah membuat masa depan reli ini menggantung, dan FIA baru akan memutuskan pada September apakah event tetap digelar.
Ketegangan regional sudah memakan korban: Grand Prix Arab Saudi di F1 dibatalkan awal tahun ini setelah serangan militer langsung melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Arab Saudi, yang memiliki aliansi erat dengan AS, ikut menjadi sasaran. Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC) bahkan sudah memindahkan putaran Qatar dan Bahrain ke Eropa.
Suara kritis datang dari bos Toyota, Jari-Matti Latvala, yang kepada RallyJournal menegaskan bahwa berdasarkan situasi saat ini, Rally Saudi Arabia sebaiknya tidak digelar. Jika benar batal, pertanyaannya: akankah ada pengganti, atau musim akan berakhir lebih awal di Rally Sardinia pada awal Oktober setelah 13 ronde?

Respons FIA dan Opsi Spanyol
Saat ditanya di Rally Finlandia pekan lalu, pejabat FIA belum bisa memberi jawaban pasti. Direktur Road Sport FIA, Emilia Abel, mengatakan federasi bekerja erat dengan promotor dan penyelenggara Saudi untuk mencari “jalan terbaik ke depan.” Namun ia mengakui situasi bisa berubah cepat. “Bahkan jika kami mengambil keputusan positif suatu hari, bisa saja seminggu kemudian keadaan berubah,” ujarnya.
Abel juga menekankan pentingnya kepastian bagi tim pabrikan, terutama karena WEC sudah memberi contoh. FIA enggan berkomentar soal rencana cadangan, tetapi media Spanyol, Diario AS, melaporkan ada dua reli di Spanyol yang berpotensi menjadi final WRC: Rally Catalunya yang legendaris (23–24 Oktober) dan Rallye Ciudad de Granada (seminggu kemudian). Catalunya di aspal, sementara Granada di gravel — mirip dengan rencana Arab Saudi. Ini krusial untuk kompetitor WRC2 yang sudah memilih event berdasarkan permukaan lintasan.
Abel menambahkan, “Untuk saat ini kami masih berusaha keras agar kejuaraan tetap berjalan sesuai kalender asli. Jelas ini bukan perkara sederhana, dan kita semua tahu berapa lama waktu persiapan sebuah event WRC.” Terakhir kali final WRC harus diubah di tengah musim adalah pada 2020–2021 saat pandemi, ketika Rally Monza menjadi penentu gelar.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!