Kalle Rovanpera kembali mencuri perhatian paddock WRC. Setelah sempat beralih ke balap sirkuit, juara dunia WRC dua kali itu kini terlihat semakin sering menguji mobil reli. Kemarin, ia mengambil alih tugas pengujian mobil Toyota untuk musim depan di Spanyol, sehari setelah Ott Tanak melakukan hal serupa.
Keputusan Rovanpera untuk menjajal balap sirkuit memang berumur pendek. Ia sempat tampil di Selandia Baru dan Jepang, namun musimnya terhenti pada akhir musim dingin akibat vertigo posisi dan masalah kesehatan lain. Kini, impian balap formula pembalap Finlandia itu tampaknya mulai dikesampingkan. Sebaliknya, ia makin sering terlihat di balik kemudi mobil reli, memicu rumor kuat tentang kembalinya ia ke World Rally Championship.
Rumor tersebut semakin menguat setelah ia menguji mobil Toyota WRC27 di Spanyol. Menurut sumber paddock yang dilansir RallyJournal.com, Toyota berpotensi menurunkan hingga enam mobil di WRC musim depan. Tim pabrikan resmi akan diperkuat Sami Pajari, Elfyn Evans, dan Oliver Solberg. Sementara itu, tim kedua yang dikelola Printsport akan menampilkan Rovanpera, Ott Tanak, dan Takamoto Katsuta.

Printsport sendiri merupakan tim reli yang berbasis di Lievestuore, Laukaa, Finlandia Tengah. Tim ini diakuisisi oleh Jari-Matti Latvala dari Eero Raikkonen awal tahun ini. Langkah tersebut tampaknya menjadi bagian dari strategi Toyota untuk memperluas kehadirannya di WRC dan memberikan kesempatan bagi lebih banyak pembalap berbakat.
Selain dua tim tersebut, Toyota juga dikabarkan sedang membangun mobil WRC27 untuk setidaknya satu tim privat. Ini menunjukkan komitmen pabrikan Jepang itu untuk terus mendominasi kejuaraan reli dunia. Dengan potensi enam mobil, Toyota bisa menjadi kekuatan yang sulit ditandingi.
Sementara itu, putaran final WRC musim ini akan berlangsung di Sardinia akhir pekan ini. Evans memimpin klasemen dengan keunggulan 17 poin atas Pajari, sedangkan Solberg tertinggal 21 poin dari pemuncak. Kehadiran Rovanpera dalam uji coba ini tentu menambah panas persaingan menjelang musim depan, dan para penggemar reli di seluruh dunia menantikan apakah sang bintang benar-benar akan kembali ke medan reli.
Jika rumor ini terwujud, kembalinya Rovanpera ke WRC akan menjadi salah satu cerita terbesar musim depan. Pasalnya, ia telah menunjukkan performa gemilang saat meraih gelar juara dunia pada 2022 dan 2023. Kembalinya ia ke reli tidak hanya akan menguntungkan Toyota, tetapi juga meningkatkan daya tarik kejuaraan secara keseluruhan.
Namun, masih ada tanda tanya besar mengenai kondisi kesehatan Rovanpera. Vertigo posisi yang dialaminya bisa kambuh kapan saja, dan hal itu menjadi risiko yang harus dipertimbangkan. Meski demikian, uji coba ini menjadi sinyal positif bahwa ia siap untuk kembali ke kompetisi tingkat tertinggi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!