SPONSORED

Hyundai 100% Yakin Tantang Toyota di Rally Sardinia 2025

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Hyundai 100% Yakin Tantang Toyota di Rally Sardinia 2025
TO NEWS OVERVIEW
Hyundai sporting director Andrew Wheatley. Photo: Hyundai Motorsport GmbH

Hyundai tidak datang ke Sardinia hanya untuk berpartisipasi. Kepala tim Hyundai, Cyril Abiteboul, dengan lantang menyatakan keyakinannya bahwa timnya akan bersaing memperebutkan podium tertinggi di Rally Sardinia akhir pekan ini. "Saya 100% yakin bahwa Hyundai akan menantang posisi teratas podium di Sardinia," ujarnya, dikutip dari RallyJournal. Pernyataan ini bukan sekadar basa-basi, melainkan buah dari kerja keras yang terlihat dalam dua reli terakhir di Amerika Selatan.

Sejak paruh kedua musim dimulai, Hyundai tampil dengan performa yang mengesankan. Thierry Neuville dan rekan setimnya, Adrien Fourmaux, berhasil menunjukkan bahwa i20 N Rally1 kini kompetitif di permukaan gravel. Fourmaux finis ketiga di kedua reli terakhir, sementara Hayden Paddon berhasil merebut posisi kedua di Paraguay. Pencapaian ini membuktikan bahwa pengembangan yang dilakukan tim telah membuahkan hasil.

Meski demikian, Abiteboul mengakui bahwa potensi penuh mobil belum sepenuhnya terlihat di Chile. "Sayangnya, karena kecelakaan Thierry dan Martijn, serta kerusakan aerodinamis pada mobil Adrien dan Alex, kami tidak bisa melihat bagaimana strategi kami akan berjalan," jelasnya. Insiden tersebut menjadi pukulan telak, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi tim untuk lebih siap menghadapi tantangan di Sardinia.

Solberg Siap All-Out di Sardinia: Peluang Juara Masih Terbuka
Baca JugaSolberg Siap All-Out di Sardinia: Peluang Juara Masih Terbuka

Rally Sardinia tahun ini digelar pada waktu yang tidak biasa, yaitu bulan Oktober, bukan Juni seperti biasanya. Perubahan jadwal ini membawa potensi perubahan cuaca yang signifikan. "Perpindahan dari Juni ke Oktober bisa membawa perubahan cuaca. Ini masih musim panas di Sardinia, tetapi pada waktu ini kondisi bisa berubah-ubah," kata Abiteboul. Ia menambahkan bahwa rute reli memiliki karakteristik yang mirip dengan Paraguay dan Chile: teknis, dengan kombinasi kecepatan tinggi dan rendah, serta permukaan jalan mulai dari batuan keras hingga pasir murni.

ADVERTISEMENT

Menariknya, terakhir kali reli ini digelar pada Oktober 2020, Hyundai berhasil meraih posisi pertama dan kedua secara keseluruhan melalui Dani Sordo dan Thierry Neuville. Abiteboul berharap sejarah bisa terulang. "Kami berharap ini pertanda baik!" ujarnya optimis. Namun, ia juga menyadari bahwa sebagai reli terakhir era Rally1, setiap pembalap akan berusaha maksimal untuk menutup musim dengan kemenangan.

Rally Sardinia akan dimulai dengan shakedown pada Kamis, dilanjutkan dengan kompetisi pada Jumat pagi. Total ada 17 special stage dengan jarak 307 kilometer. Yang paling krusial, gelar juara dunia WRC 2025 akan ditentukan di akhir reli ini. Pembalap Toyota, Elfyn Evans, Sami Pajari, dan Oliver Solberg, masih dalam perburuan gelar. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Hyundai: apakah keyakinan 100% sang bos mampu mengantar mereka mengalahkan Toyota dan meraih gelar?

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU