SPONSORED

Rosenqvist dan Power Desak IndyCar Perbarui Aturan Mobil Terlambat

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Rosenqvist dan Power Desak IndyCar Perbarui Aturan Mobil Terlambat TO NEWS OVERVIEW
Power was quick to add his opinion when the topic was brought up. Photo: Kevin Dejewski

Felix Rosenqvist finis kedua pada Grand Prix Portland, Minggu lalu, namun ia memanfaatkan momen tersebut untuk menyuarakan kritik tajam terhadap aturan lalu lintas mobil yang tertinggal satu lap di IndyCar. Pembalap Swedia itu mengaku tidak marah kepada para pembalap yang bertahan meski sudah tertinggal, melainkan kecewa karena regulasi tidak mewajibkan mereka memberi jalan saat pemimpin balapan melintas.

“Beberapa stint kami terlihat sangat baik,” ujar Felix Rosenqvist. “Stint terakhir kami sedikit kesulitan. Ya, sulit untuk menyalip. Dari sana, rasanya seperti balapan melawan mobil yang tertinggal satu lap. Kadang Anda untung tiga detik karena mobil tersebut, lalu berikutnya Anda kehilangan tiga detik.”

Rosenqvist menegaskan bahwa tanpa terdengar seperti orang yang mengeluh, ia tetap yakin tidak akan memenangi balapan. Namun, ia menilai sudah saatnya seri ini “beranjak dewasa” dan mengubah situasi mobil yang tertinggal satu lap. “Saat Anda bekerja keras dan tiba-tiba kehilangan lima detik di belakang mobil yang tertinggal, itu tidak benar. Saya rasa tidak ada yang ingin melihat itu,” tambahnya, dan ia yakin semua pembalap setuju.

Hasil IndyCar Portland 2026: Palou Menang, Perlebar Jarak Poin
Baca JugaHasil IndyCar Portland 2026: Palou Menang, Perlebar Jarak Poin

Pernyataan Rosenqvist langsung mendapat dukungan dari Will Power yang duduk di sebelahnya saat konferensi pers podium. Pembalap veteran itu telah lama mengadvokasi aturan bendera biru yang lebih kuat di IndyCar. Pada balapan Minggu, Power secara tidak sengaja bertahan satu lap lebih lama setelah masalah radio singkat dengan kru pit, lalu ia terjebak di belakang Sting Ray Robb yang bertahan mati-matian di Tikungan 10.

ADVERTISEMENT

Dengan gaya humornya yang khas namun sarat makna, Power setuju bahwa sudah waktunya aturan diperbarui. “Ya, saya setuju. Saya sudah mengatakannya selamanya. Sangat konyol kita masih memakai aturan era 1970-an. ‘Tapi kami selalu melakukan itu.’ Ya, sekarang sedikit berbeda,” ujarnya. “Mobil-mobil ini membuat saya gila. Jika IndyCar tidak melakukan apa pun, saya pikir semua pembalap harus berkumpul dan membuat kesepakatan gentlemen. IndyCar: kami tidak membuat aturan, kami mempertahankan aturan yang sama sejak tahun 70-an.”

Perdebatan tentang mobil yang tertinggal satu lap memang telah muncul berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir, namun perubahan besar belum pernah diterapkan. Kritik Rosenqvist dan Power menambah tekanan pada IndyCar untuk mengevaluasi kembali aturan yang dinilai sudah usang dan merugikan jalannya balapan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU