Nico Rosberg langsung menepis tudingan bahwa Mercedes lebih memihak Andrea Kimi Antonelli dibandingkan George Russell saat Grand Prix Italia di Monza. Menurutnya, tim asal Brackley itu tetap menjunjung tinggi kesetaraan di antara kedua pembalapnya yang sedang bersaing di puncak klasemen.
Antonelli berhasil merebut kemenangan di hadapan publik sendiri setelah memulai balapan dari posisi ke-19. Momen penting terjadi saat virtual safety car muncul di tengah balapan; Antonelli memanfaatkannya untuk masuk pit dan mengganti ban ke medium yang lebih segar. Sementara itu, George Russell yang memimpin balapan justru bertahan di trek dengan ban hard, dan pada akhirnya harus merelakan posisi terdepan kepada rekan setimnya itu.
Menanggapi situasi tersebut di Sky Sports F1, presenter Simon Lazenby bertanya apakah Mercedes sengaja menguntungkan Antonelli karena pembalap Italia itu tengah memuncaki klasemen sementara. Rosberg menjawab dengan tegas, "Tidak, tidak, tidak. Kesempatan yang sama untuk keduanya. Memang harus begitu. Dan itulah kenyataannya. Mereka sedang bertarung untuk gelar juara."

Mantan juara dunia 2016 yang pernah membela Mercedes dari 2010 hingga 2016 ini menjelaskan bahwa protokol internal tim secara otomatis memberi prioritas strategi kepada pembalap yang memimpin balapan. "Sangat jelas di dalam tim. George memimpin balapan. Dia mendapatkan strategi terbaik untuk menyelesaikan balapan secepat mungkin," ujarnya.
Rosberg menambahkan, "Dia mendapat pilihan pertama. Tidak peduli di mana Kimi berada atau apa yang dia lakukan, George yang memilih. Dan itulah yang perlu dikonfirmasi Mercedes saat ini. Pada titik itu, cara terbaik bagi George adalah tetap di luar dan tidak masuk pit untuk mengambil ban medium. Jika memang begitu, semuanya mudah dan adil."
Ketika ditanya apakah Mercedes mungkin tidak ingin memanggil Russell masuk pit karena ia memimpin, Rosberg melanjutkan, "Ini memang sulit. Seperti yang saya katakan, George harus mendapatkan strategi terbaik karena dia memimpin. Jadi dia harus diberi strategi terbaik, apa pun itu. Dan seharusnya memang cara tercepat untuk mencapai finis adalah dengan bertahan di ban hard karena dia hanya punya satu set ban medium bekas. Sulit untuk tahu dari luar, tapi saya harap memang begitu."
Dengan hasil ini, Andrea Kimi Antonelli kini memperlebar jarak di klasemen pembalap menjadi 66 poin atas George Russell yang berada di posisi kedua. Persaingan internal Mercedes pun semakin menarik untuk disimak, terutama karena keputusan strategi di Monza menjadi sorotan utama.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!