Charles Leclerc hanya bertahan dua lap di Formula 1 Grand Prix Italia. Kesempatan untuk meraih kemenangan ketiga di Monza di depan para Tifosi justru berakhir dengan Ferrari-nya menabrak pembatas di Parabolica, membuat akhir pekan kandang Ferrari hancur sebelum benar-benar dimulai.
Masalah dimulai sebelum kecelakaan itu sendiri. Di chicane pertama, Leclerc dan rekan setimnya, Lewis Hamilton, bersaing ketat untuk posisi, dengan Hamilton akhirnya terdorong keluar dan turun ke posisi kedelapan. Ditanya tentang insiden itu, Leclerc enggan membesar-besarkan isu persaingan dengan rekan setimnya. "Saya tidak tahu siapa yang memaksakan narasi bahwa kami saling bertarung," katanya. "Jujur, di radio sudah terlalu banyak pembicaraan." Namun, ia mengakui bahwa manuver tersebut terlalu berisiko. "Memang benar kami terlalu berlebihan. Saya rasa Lewis memenangi tikungan pertama itu. Lalu di tikungan kedua, saya mencoba mengambil garis paling ketat, tapi itu tidak cukup, dan melakukannya di sana tidak bagus."
Dua lap kemudian, saat mempertahankan posisi keempat dari Oscar Piastri (McLaren), Ferrari-nya keluar jalur di tikungan Parabolica. Tanpa kontak dengan mobil lain, bagian belakang SF-26 kehilangan traksi, membuat Leclerc melintasi gravel dan menabrak pembatas luar dengan kecepatan tinggi. Ia keluar dari mobil tanpa bantuan, dan petugas medis memeriksanya sebagai tindakan pencegahan. "Leher saya baik-baik saja," ujarnya. "Hanya penglihatan saya yang sempat terganggu, mata kanan tidak melihat dengan jelas, tapi sekarang sudah baik. Itu yang paling saya khawatirkan saat keluar dari mobil." Balapan dihentikan sementara untuk memperbaiki pembatas.

Leclerc belum bisa memastikan penyebab kecelakaan. "Saat saya melaju, saya merasa mobil cukup baik. Saya keluar jalur dan mencoba lagi, ada tenaga yang cukup besar, lalu saya kehilangan kendali, tapi saya harus melihat data dulu, saya belum memeriksanya," jelasnya. Ia menambahkan, "Saya rasa dari lap pertama ke lap kedua ada perbedaan dalam pengiriman tenaga. Kami akan menyelidikinya, tapi saya tidak ingin berkomentar banyak sebelum memeriksa data dan memastikannya 100 persen."
Ditanya apakah ia seharusnya lebih berhati-hati mengingat pentingnya balapan kandang, Leclerc menanggapinya dengan hati-hati. "Dengan melihat ke belakang, tentu saja. Tapi sekali lagi, sebelum berkomentar lebih lanjut, saya ingin melihat data dari tim kami dan memastikan semuanya baik-baik saja."
Ferrari belum mengonfirmasi penyebab pasti. Principal tim, Frederic Vasseur, terlihat berbincang dengan insinyur balapnya setelah kecelakaan, mungkin membahas apakah ada lonjakan tenaga yang tiba-tiba. Leclerc sendiri menduga masalah terjadi di bagian akhir tikungan; mobilnya tampak melintasi saluran drainase yang ada di sisi trek, yang bisa memicu hilangnya traksi secara mendadak.
Dengan hasil ini, Ferrari dipastikan gagal meraih poin di kandang sendiri. Leclerc kini tertinggal semakin jauh dalam perebutan gelar juara dunia, sementara tim asal Maranello itu harus segera mencari jawaban sebelum seri berikutnya untuk mengembalikan performa dan kepercayaan diri di hadapan para penggemar setia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!