SPONSORED

Rekor 2.184 Hari Max Verstappen Berakhir di Austin 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Rekor 2.184 Hari Max Verstappen Berakhir di Austin 2026
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Dominasi luar biasa Max Verstappen di ajang Formula 1 akhirnya menemui batas resmi ketika sang juara bertahan gagal mengamankan kemenangan krusial di Circuit of the Americas. Memulai balapan dari posisi grid kedua, pembalap andalan Red Bull tersebut tidak mampu menandingi kecepatan rival-rivalnya, sementara kemenangan podium tertinggi justru direbut secara gemilang oleh Kimi Antonelli yang tampil sempurna sejak awal lomba dari pole position.

Hasil minor di Amerika Serikat ini sekaligus memberikan dampak masif terhadap peta persaingan kejuaraan dunia. Secara matematis, kegagalan mendulang poin maksimal membuat Max Verstappen harus tersingkir dari bursa perebutan gelar juara dunia pembalap F1 musim ini. Sekalipun ia sempat menjaga asa berkat performa impresif pada beberapa seri sebelumnya termasuk kemenangan di Sepang dan Singapura, defisit poin yang ada sudah tidak terkejar lagi dengan sisa empat balapan pemungkas.

Kegagalan mempertahankan kans juara ini menandai momen pertama kalinya bagi sang bintang asal Belanda tersebut tersingkir dari pertarungan titel sejak musim 2020 silam. Saat itu, ia kehilangan peluang matematis usai Grand Prix Emilia Romagna. Putusnya rentetan tersebut menghentikan rekor sensasional selama 2.184 hari atau hampir menyentuh enam tahun penuh, sebuah bukti sahih atas dominasi mutlak yang ia pegang di era modern Formula 1.

Red Bull Ungkap Masalah Kompleks F1 2026 yang Bikin Max Verstappen Frustrasi
Baca JugaRed Bull Ungkap Masalah Kompleks F1 2026 yang Bikin Max Verstappen Frustrasi

Meskipun catatan tersebut tergolong fantastis bagi seorang pembalap, rekor milik Max Verstappen masih berada di bawah pencapaian masa lalu musuh bebuyutannya yakni Lewis Hamilton. Mantan rival utamanya itu pernah membukukan rentetan bertahan dalam perebutan gelar selama 179 balapan dan 3,256 hari sejak Grand Prix Jepang 2013 hingga Grand Prix Italia 2022, yang tercatat sebagai rekor terpanjang dalam sejarah olahraga balap jet darat paling prestisius di dunia.

ADVERTISEMENT

Sejarah Formula 1 sebenarnya hampir mencatatkan nama Michael Schumacher sebagai pemegang rekor abadi seandainya legenda asal Jerman tersebut tidak mengalami kecelakaan patah kaki di Silverstone pada musim 1999. Jika insiden nahas itu tidak terjadi, rentetan perburuan gelarnya diprediksi mampu membentang dari Grand Prix Hungaria 1996 hingga Grand Prix Italia 2005 dengan total durasi mencapai 3.311 hari penuh.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU