Red Bull tengah mempersiapkan mobil Formula 1 untuk musim 2026 dengan perubahan signifikan sesuai regulasi teknis baru. Analisis mendalam dari SPORTRIK menunjukkan bahwa tim ini, di bawah arahan Helmut Marko, optimistis dengan kemajuan pengembangan mobil baru.
Helmut Marko, penasihat motorsport Red Bull, menyampaikan pembaruan positif terkait mobil F1 2026. Menurutnya, tim telah membuat langkah besar dalam pengembangan, dengan fokus pada empat komponen kunci: mesin pembakaran, baterai, bahan bakar, dan sistem kelistrikan. “Kami telah melangkah jauh, dan angka-angka yang kami peroleh sangat menjanjikan,” ujar Marko. Selain itu, pengembangan sasis juga menunjukkan progres yang baik.

Langkah ini diambil setelah Red Bull mengalami penurunan performa di musim 2025, di mana mereka kalah bersaing dengan McLaren dalam perburuan gelar. Marko berharap tim dapat menghindari situasi seperti tahun 2014, ketika Mercedes unggul signifikan dengan kelebihan tenaga mesin hingga 50-70 tenaga kuda.
Untuk pertama kalinya, Red Bull mengembangkan unit daya sendiri bekerja sama dengan Ford. Kemitraan ini menjadi pilar penting dalam proyek mobil 2026. “Ford adalah mitra yang sangat penting,” kata Marko. “Sebagai korporasi besar, mereka memiliki akses yang jauh lebih baik dalam pengadaan material.” Kerja sama erat dilakukan khususnya pada pengembangan turbo dan baterai, yang diharapkan meningkatkan efisiensi dan performa mobil.
Regulasi teknis 2026 akan membawa perubahan besar pada sasis dan unit daya, menciptakan tantangan sekaligus peluang bagi Red Bull. Dengan pengalaman dan sumber daya dari Ford, tim berupaya memastikan mobil mereka kompetitif sejak awal musim. Fokus pada inovasi teknologi, terutama pada baterai dan sistem kelistrikan, menjadi kunci untuk menyaingi tim seperti Mercedes, yang dikabarkan menjadi favorit.
Red Bull bertekad kembali ke puncak klasemen pada 2026 dengan mobil yang dioptimalkan untuk regulasi baru. Optimisme Marko menunjukkan bahwa tim sedang bekerja keras untuk mengatasi tantangan teknis dan memanfaatkan kemitraan strategis. SPORTRIK akan terus memantau perkembangan proyek ini menjelang musim baru.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Baca Juga
CEO McLaren Zak Brown mengirim surat keras kepada FIA terkait kepemilikan ganda tim Formula 1 yang dinilai mengganggu integritas olahraga.
Fernando Alonso mengungkap pertimbangan besar terkait masa depannya di Formula 1 di tengah sulitnya musim Aston Martin 2026.
James Hinchcliffe membela Lewis Hamilton setelah pembalap Ferrari itu mengeluhkan perbedaan besar antara simulator dan mobil asli Formula 1.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!