SPONSORED

Red Bull dan FIA Bahas Arah Motorsport di Silverstone

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Red Bull dan FIA Bahas Arah Motorsport di Silverstone TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Petualangan Red Bull Racing di dunia motorsport kembali menjadi perhatian pada akhir pekan Grand Prix Inggris 2026 setelah sejumlah figur senior Red Bull dijadwalkan bertemu Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, di Silverstone.

Menurut laporan RacingNews365 berdasarkan beberapa sumber terkait, pertemuan tersebut akan berfokus pada keterlibatan Red Bull dalam berbagai kategori balap motor dan mobil. Figur senior yang disebut akan terlibat adalah Oliver Mintzlaff dan Mark Mateschitz dari Red Bull GmbH, perusahaan induk Red Bull Racing.

Mintzlaff menjabat sebagai CEO corporate projects Red Bull GmbH dan mengawasi proyek Formula 1 Red Bull serta Racing Bulls. Sementara itu, Mateschitz merupakan putra mendiang Dietrich Mateschitz dan memegang 49 persen saham Red Bull GmbH.

Oscar Piastri Akui McLaren Tak Sanggup Lawan Tiga Rival
Baca JugaOscar Piastri Akui McLaren Tak Sanggup Lawan Tiga Rival

Formula 1 tetap menjadi proyek motorsport utama Red Bull, tetapi kepentingan mereka tidak terbatas pada kejuaraan tersebut. Red Bull sebelumnya menjadi mitra pemegang hak komersial World Rally Championship selama satu dekade, dan masih memiliki keterlibatan penting dalam FIA European Rallycross Championship serta sejumlah kategori lain.

ADVERTISEMENT

Pertemuan di Silverstone disebut sebagai kelanjutan dari pembicaraan yang telah berlangsung pada Juni di Paris. Saat itu, Mintzlaff bertemu Ben Sulayem untuk membahas posisi Red Bull dalam lanskap motorsport yang lebih luas, sebelum dialog tersebut dilanjutkan pada akhir pekan Grand Prix Inggris.

Salah satu isu yang dipahami menjadi bagian dari diskusi lebih luas adalah ADUO, terutama setelah Red Bull dikabarkan terkejut karena power unit mereka dinilai paling kuat dalam output Internal Combustion Engine. FIA belum menerbitkan hasil akhir resmi terkait pemberian ADUO.

Lewis Hamilton sebelumnya mengungkap setelah Grand Prix Monako bahwa Red Bull Powertrains dinilai memiliki ICE terkuat, sementara Mercedes HPP, Audi, Ferrari, dan Honda diyakini mendapat token pengembangan. Berdasarkan laporan yang sama, perwakilan Red Bull Racing telah beberapa kali bertemu tim teknis FIA dalam beberapa pekan terakhir untuk membahas ADUO.

ADVERTISEMENT

Meski isu teknis tersebut tetap relevan, fokus utama pertemuan di Silverstone disebut berada pada posisi strategis Red Bull di berbagai kategori motorsport. Pembicaraan ini menjadi penting karena Red Bull tidak hanya beroperasi sebagai tim F1, tetapi juga sebagai grup yang memiliki pengaruh komersial, teknis, dan promosi di beberapa kejuaraan FIA.

Hasil pembicaraan tersebut belum diumumkan secara resmi, sehingga dampaknya terhadap proyek Red Bull dalam jangka pendek masih harus menunggu perkembangan berikutnya. Namun, dialog dengan FIA menunjukkan bahwa arah keterlibatan Red Bull di motorsport internasional tetap menjadi isu strategis di tengah fase penting musim 2026.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU