SPONSORED

Raul Fernandez Menang di Silverstone Berkat Amarah Sebelum Balapan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Raul Fernandez Menang di Silverstone Berkat Amarah Sebelum Balapan TO NEWS OVERVIEW
Raul Fernandez won the British Grand Prix © Gold and Goose

Raul Fernandez mengungkapkan bahwa kemarahan terhadap dirinya sendiri justru menjadi kunci kemenangan dominannya di MotoGP Inggris. Pembalap Trackhouse Aprilia itu merasa kesal setelah gagal di sprint, dan emosi itulah yang mendorongnya menemukan batas ban belakang medium saat pemanasan pagi.

Start dari posisi kedua di Silverstone, Fernandez langsung memimpin di tikungan pertama dan tak pernah terkejar hingga finis. Kemenangan ini menjadi yang kedua baginya di MotoGP, sekaligus yang pertama musim ini.

"Balapan lebih baik dari yang kami perkirakan. Dari tikungan pertama saya sudah di depan dan mulai mengatur ritme. Ketika melihat Jorge Martin mendekat tiga atau empat persepuluh, saya bilang, 'OK, saya harus mendorong sedikit lagi', dan jarak kembali melebar," ujarnya.

Tingginya Angka Gagal Finis MotoGP Silverstone: Ini Penjelasannya
Baca JugaTingginya Angka Gagal Finis MotoGP Silverstone: Ini Penjelasannya

"Saya pikir ini balapan yang sempurna. Pemanasan pagi membantu saya memahami di mana batas ban belakang. Pagi ini saya cukup marah pada diri sendiri, jadi saya mendorong mungkin terlalu keras. Dari situ saya tahu batas ban adalah mencoba 1:58.4 atau 1:58.5. Saya langsung berusaha berada di 1:59 rendah. Jadi di pagi hari saya belajar di mana batas ban belakang," jelas pembalap Spanyol itu.

ADVERTISEMENT

Fernandez yang kini menjadi pemenang ganda MotoGP dan pembalap ke-12 yang menang di Silverstone dalam 12 Grand Prix Inggris terakhir, menambahkan bahwa balapan ini adalah soal mentalitas. "Ini balapan mental. Sulit untuk mengelolanya karena bukan hanya ban tapi juga bahan bakar. Saya harus mengelolanya sejak lap pertama. Saya sangat senang," katanya.

Kemenangan ini datang setelah ia menandatangani kontrak baru dua tahun dengan Trackhouse. "Saya sangat senang karena di beberapa balapan saya frustrasi dengan situasi saya. Sekarang kami mendapat kesepakatan bagus dengan Trackhouse setelah datang ke sini pada 2024 dengan banyak masalah; motor tidak kompetitif, dan kami bekerja sama dengan baik. Hal terbaik adalah bertahan di sini tanpa banyak perubahan, karena tahun depan hampir semuanya baru. Tentu saya sangat senang, tapi lebih senang lagi bisa meraih kemenangan MotoGP kedua saya," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU