Advertisement Sportrik
15s

Presiden FIA Minta Stabilitas di Timur Tengah

Presiden FIA Minta Stabilitas di Timur Tengah
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengeluarkan pernyataan resmi menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kalender balap internasional. Ketidakpastian kini menyelimuti sejumlah agenda Formula 1 dan FIA World Endurance Championship.

Serangan rudal dilaporkan terjadi di beberapa negara kawasan Teluk setelah aksi militer terhadap Iran oleh Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan, yang kemudian memicu respons balasan. Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, Kuwait, Lebanon, dan Arab Saudi termasuk wilayah yang terdampak, dengan penutupan wilayah udara dan bandara di sejumlah negara.

Dampak langsung terhadap dunia motorsport sudah terlihat melalui pembatalan tes dua hari Pirelli di Bahrain. Penutupan akses udara juga menyebabkan sejumlah personel Pirelli, serta karyawan McLaren dan Mercedes, tertahan di kawasan tersebut.

Laurent Mekies: Red Bull Masih Tertinggal
Baca JugaLaurent Mekies: Red Bull Masih Tertinggal

Musim WEC dijadwalkan dimulai di Qatar pada akhir bulan ini, sementara Formula 1 memiliki agenda balapan di Bahrain dan Arab Saudi pada April mendatang. Situasi ini membuat promotor kejuaraan dan FIA melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan keamanan regional.

Dalam pernyataan resminya, Ben Sulayem menyerukan ketenangan dan stabilitas.

“Sebagai Presiden FIA, pikiran saya bersama semua pihak yang terdampak oleh peristiwa terbaru di Timur Tengah. Kami sangat berduka atas hilangnya nyawa dan berdiri bersama keluarga serta komunitas yang terkena dampak.

ADVERTISEMENT

“Di tengah ketidakpastian ini, kami berharap akan ada ketenangan, keselamatan, dan kembalinya stabilitas secepat mungkin. Dialog dan perlindungan terhadap warga sipil harus tetap menjadi prioritas.

“Kami terus berkomunikasi secara intensif dengan klub anggota, promotor kejuaraan, tim, dan kolega di lapangan saat memantau perkembangan dengan cermat dan bertanggung jawab.

“Keselamatan dan kesejahteraan akan menjadi panduan utama dalam pengambilan keputusan terkait event mendatang untuk FIA World Endurance Championship dan FIA Formula One World Championship.

“Organisasi kami dibangun atas persatuan dan tujuan bersama. Persatuan itu kini lebih penting dari sebelumnya.”

Dengan jadwal balapan yang akan memasuki kawasan Timur Tengah dalam beberapa pekan ke depan, keputusan lanjutan akan sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan. FIA menegaskan bahwa faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama sebelum menentukan kelangsungan setiap event.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU