Formula 1, Sportrik Media - Pierre Gasly dipastikan tidak menerima penalti grid setelah penyelidikan steward terkait insiden dengan Max Verstappen pada Sprint Qualifying Grand Prix China 2026 di Shanghai International Circuit.
Insiden terjadi menjelang akhir sesi SQ2 ketika pembalap Alpine tersebut keluar dari hairpin Tikungan 14 dengan kecepatan rendah. Saat itu Verstappen melaju di belakangnya dalam upaya lap cepat untuk Red Bull Racing.
Verstappen sempat mengeluhkan posisi Gasly melalui radio tim karena dianggap berada di jalur balap saat ia sedang melakukan flying lap. Pembalap Belanda itu menyatakan bahwa mobil Alpine berada di racing line saat keluar dari tikungan terakhir.

“Alpine berada di racing line keluar dari hairpin terakhir, itu konyol,” kata Verstappen melalui radio tim selama sesi berlangsung.
Pada hasil akhir Sprint Qualifying, Gasly mengamankan posisi ketujuh di grid Sprint Race, sementara Verstappen harus puas di posisi kedelapan dalam sesi yang sulit bagi Red Bull. Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, juga hanya mampu menempati posisi ke-10.
Setelah meninjau rekaman dan data telemetri, steward memutuskan bahwa meskipun Verstappen sedang berada dalam flying lap dan menggunakan jalur balap optimalnya, ia tidak benar-benar terhalang oleh Gasly.
Panel steward menilai Gasly memilih tetap berada di sisi kiri lintasan sebagai opsi paling aman pada saat itu. Walaupun secara teoritis ia bisa mengambil pendekatan berbeda dengan berpindah ke sisi kanan trek, posisi tersebut tidak dianggap sebagai penghalangan yang tidak perlu.
Karena Verstappen tidak dinilai mengalami impediment yang signifikan, steward akhirnya memutuskan tidak mengambil tindakan lebih lanjut terhadap Gasly. Keputusan tersebut memastikan posisi start Gasly di grid Sprint Race Grand Prix China tetap berlaku.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!