Kalender kejuaraan dunia balap motor wanita atau yang dikenal sebagai Womenās Circuit Racing World Championship musim ini menyisakan kritik tajam akibat jarak antarseri yang terlalu panjang. Hanya ada enam putaran yang tersebar dari Maret hingga Oktober, di mana jeda tiga bulan penuh membentang di antara seri Donington Park dan penutup musim di Jerez. Situasi ini dinilai merugikan para pembalap yang layak mendapatkan porsi kompetisi lebih ideal.
Akibat masa vakum yang terlampau lama, sebagian besar peserta diprediksi akan turun di seri pamungkas akhir pekan nanti tanpa persiapan matang. Mengingat mayoritas dari mereka harus membagi fokus dengan pekerjaan reguler atau studi, serta minimnya dukungan sponsor finansial kuat untuk melakukan tes privat, jurang performa antarpembalap di Circuito de Jerez diyakini bakal semakin melebar dibanding biasanya.
Meski demikian, daya tarik seri pamungkas ini tetap tinggi berkat kehadiran grid penuh berisi 26 pembalap, yang turut diramaikan oleh sejumlah wajah baru dan kembalinya beberapa nama familier. Paddock WorldWCR akhir pekan ini akan kedatangan dua pembalap wildcard serta tiga pengisi posisi cadangan yang siap mencuri perhatian di lintasan.

Dua talenta remaja dipastikan menjalani debut kejuaraan dunia mereka bersama tim masing-masing. Luana Giuliani yang memperkuat Prata Motor Sport akan bersaing bersama pembalap Prancis Carla Molut dari skuad GMT94. Giuliani yang baru berusia 18 tahun asal Italia masuk menggantikan Karolina Danak, sementara Molut yang berusia 19 tahun turun menggantikan kompatriotnya yang tengah mengalami cedera, Lucie Boudesseul.
Selain para debutan, paddock juga menyambut kembalinya Krystal Silfa asal Republik Dominika yang sebelumnya sempat tampil pada musim 2024 bersama tim Italika di Misano serta Donington, bahkan sukses mengamankan finis di zona 15 besar. Nama lain yang dinantikan aksinya adalah Sarah Varon, pembalap Kolombia berusia 23 tahun yang sempat menunjukkan performa menjanjikan saat tes pramusim tahun lalu meski akhirnya hanya bisa mengikuti satu akhir pekan balap akibat cedera panjang.
Sementara itu, status pembalap wildcard paling berbahaya di atas kertas dipegang oleh Avalon Lewis. Rider asal Selandia Baru yang musim lalu mampu mengunci posisi kedelapan di klasemen akhir kejuaraan tersebut akan turun gunung dengan dukungan penuh dari DJ Carl Cox untuk memberikan perlawanan sengit kepada para kontestan reguler.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!