Pedro Acosta: Motor KTM MotoGP 2026 Dibangun dari Nol

Pedro Acosta: Motor KTM MotoGP 2026 Dibangun dari Nol
© Red Bull Content Pool

MotoGP, Sportrik Media - Pembalap KTM Pedro Acosta menyatakan bahwa motor MotoGP KTM untuk musim 2026 telah “dibangun dari nol”, seiring upaya pabrikan Austria tersebut mengakhiri paceklik kemenangan grand prix kelas premier yang telah berlangsung selama tiga musim.

KTM belum meraih kemenangan di kelas MotoGP sejak 2022, dengan performa RC16 mengalami pasang surut dalam beberapa musim terakhir. Musim 2025 menjadi tahun yang kompleks bagi merek tersebut, di mana kemajuan teknis berjalan lambat pada paruh awal musim, diperparah oleh krisis finansial yang melanda perusahaan induk KTM selama musim dingin sebelumnya. Situasi tersebut berdampak langsung pada kecepatan pengembangan motor dan stabilitas internal tim.

Kemajuan signifikan baru terlihat pada paruh kedua musim 2025, ketika KTM mulai tampil sebagai penantang podium reguler melalui performa Pedro Acosta. Serangkaian pembaruan teknis pada RC16 memberikan peningkatan daya saing yang cukup berarti, meski belum cukup untuk membawa KTM kembali ke jalur kemenangan. Kondisi inilah yang menjadi latar belakang pendekatan radikal KTM untuk proyek 2026.

© Red Bull Content Pool

Optimisme Baru dari Pabrik KTM

Dalam konferensi pers daring yang digelar bertepatan dengan peluncuran livery MotoGP KTM 2026, Acosta mengungkapkan bahwa kunjungannya ke fasilitas pabrikan KTM selama musim dingin memberikan keyakinan baru menjelang musim depan. Menurutnya, perubahan yang ia lihat tidak bersifat evolusioner, melainkan fundamental.

“Pada dasarnya, di akhir tahun lalu kami pergi ke Malaysia dengan beberapa pembaruan pada motor 2024 saya,” kata Acosta kepada Crash.net.

“Tapi itu sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru sampai pertengahan musim.”

ADVERTISEMENT

“Tahun ini saya melihat langkah besar. Mungkin belum sepenuhnya sempurna, tapi saya merasa ini benar-benar motor baru, dibangun dari nol.”

“Dan itu membuat Anda sangat percaya diri.”

Pernyataan tersebut menandai perubahan pendekatan KTM terhadap RC16. Alih-alih melanjutkan pengembangan berbasis platform lama, KTM memilih merombak konsep dasar motornya untuk musim 2026. Bagi Acosta, pendekatan ini menjadi sinyal kuat bahwa KTM berkomitmen penuh untuk keluar dari periode stagnasi performa.

Acosta juga menyoroti perubahan suasana di dalam pabrik KTM, yang menurutnya berdampak langsung pada kepercayaan diri seluruh tim.

“Memang benar bahwa situasi umum di pabrik tidak sama seperti setahun lalu,” lanjutnya.

“Anda bisa melihatnya dari wajah orang-orang di sana, semua orang lebih tenang dan percaya diri. Itu membuat Anda ikut percaya.”

Dampak Krisis dan Perubahan Arah Teknis

Krisis finansial yang sempat membayangi KTM pada musim dingin lalu menjadi salah satu faktor yang memperlambat laju pengembangan RC16. Keterbatasan sumber daya dan ketidakpastian internal membuat KTM kesulitan mengejar rival-rival utamanya di MotoGP. Namun, stabilisasi kondisi perusahaan tampaknya membuka jalan bagi pendekatan teknis yang lebih ambisius untuk 2026.

KTM kini menaruh harapan besar pada struktur pembalap mudanya, dengan Acosta sebagai pusat proyek jangka panjang. Kombinasi pembalap dengan adaptabilitas tinggi dan motor yang dikembangkan ulang sepenuhnya diharapkan mampu mempercepat kurva kompetitif KTM di era regulasi saat ini.

© Red Bull Content Pool

Brad Binder: Banyak Komponen Besar Siap Diuji

Rekan setim Acosta, Brad Binder, memberikan gambaran tambahan mengenai arah pengembangan KTM. Menurut Binder, motor 2025 pada dasarnya merupakan pengembangan lanjutan atau “spin-off” dari versi sebelumnya, dengan ruang inovasi yang relatif terbatas.

“Saya pikir, tentu saja, memasuki periode ini musim lalu, kami punya jauh lebih sedikit hal untuk dicoba,” ujar Binder.

“Sekarang jelas ada lebih banyak komponen besar dan lebih banyak hal yang bisa kami uji ketika tiba di Malaysia.”

“Tahun lalu motor kami sangat merupakan spin-off dari motor tahun sebelumnya.”

“Tapi tahun ini, untuk saat ini, kami punya lebih banyak komponen baru untuk dicoba.”

Binder juga mengacu pada tes pascamusim di Valencia sebagai indikasi awal bahwa pendekatan baru KTM mulai menunjukkan hasil, meski masih dalam tahap awal evaluasi.

“Dan di Valencia, kami sudah melihat beberapa peningkatan kecil.”

“Jadi saya cukup yakin bahwa setelah off-season ini, kami siap dan akan berada dalam posisi untuk membuat langkah maju.”

Ujian Nyata di Tes Malaysia

Seluruh klaim optimisme ini akan segera diuji dalam tes pramusim Malaysia, yang akan menjadi kesempatan pertama bagi KTM untuk mengevaluasi paket RC16 2026 secara menyeluruh. Dengan “banyak item besar” yang siap dicoba, tes tersebut akan menjadi indikator krusial apakah motor yang diklaim “dibangun dari nol” benar-benar mampu mengubah nasib KTM di MotoGP.

Bagi Acosta dan Binder, fokus utama bukan hanya kecepatan satu lap, tetapi konsistensi performa, stabilitas balapan jarak penuh, dan kemampuan RC16 beradaptasi di berbagai kondisi lintasan. Jika langkah maju yang dijanjikan dapat terwujud sejak awal musim, KTM berpotensi keluar dari bayang-bayang paceklik kemenangan dan kembali menjadi kekuatan signifikan di kelas premier.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU