Pedro Acosta akhirnya resmi menjadi pemenang grand prix MotoGP. Setelah dua setengah tahun penuh drama dan 15 podium tanpa kemenangan, pembalap Spanyol itu memecah kebuntuan di kandang KTM, Red Bull Ring, dalam balapan yang penuh liku.
Start dari posisi ketiga, Acosta langsung tergelincir ke urutan kelima. Namun, ia dengan cepat bangkit dan merebut lead dari Jorge Martin pada lap 9 dari 28. Kali ini tidak ada kesalahan: Acosta menjaga jarak dari Martin hingga bendera finis, mengamankan kemenangan pertamanya di kelas premier.
Kemenangan ini terasa spesial mengingat Acosta sempat crash saat memimpin Sprint dan kembali jatuh di warm-up. Namun, mentalitasnya kuat. “Saya tidak bisa berkata apa-apa, ini mimpi yang jadi nyata,” ujar Acosta. “Tim telah bekerja keras, dan akhirnya kami bisa menang. Ini untuk semua orang di KTM.”

Jorge Martin harus puas finis kedua setelah memimpin di awal balapan. Ia mendapat tekanan dari rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi, yang finis ketiga. Ai Ogura, yang kembali dari cedera, menunjukkan performa impresif dengan finis keempat untuk Trackhouse Aprilia.
Sementara itu, Marc Marquez mengalami kesulitan. Juara bertahan itu kehilangan pimpinan klasemen setelah finis runner-up di Sprint, dan di balapan utama ia tidak memiliki pace untuk melawan para pembalap Aprilia dan Acosta. Marquez harus berjuang keras hanya untuk finis sebagai Ducati terbaik, menyalip Fermin Aldeguer untuk posisi kelima di akhir balapan.
Pecco Bagnaia, Fabio di Giannantonio, dan Johann Zarco melengkapi sepuluh besar. Semua pembalap memilih ban medium depan dan belakang.
Setelah balapan, akan ada tes 850cc/Pirelli di Red Bull Ring pada Senin. Kemudian, Grand Prix Jepang di Motegi akan digelar pada 2-4 Oktober.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!