Advertisement Sportrik
15s

Pecco Bagnaia Respons MotoGP Adelaide, Soroti Keamanan Trek

Pecco Bagnaia Respons MotoGP Adelaide, Soroti Keamanan Trek
© Michelin

MotoGP, Sportrik Media - Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team menegaskan bahwa ia tidak menolak rencana MotoGP menggelar balapan jalan raya di Adelaide mulai 2027, selama aspek keamanan dan kualitas sirkuit tetap terjaga.

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Phillip Island Circuit ke sirkuit jalan raya di Adelaide memicu reaksi luas, termasuk kekecewaan dari komunitas lokal Phillip Island yang selama ini mendapat dampak ekonomi signifikan dari ajang tersebut. Sirkuit baru di Adelaide dirancang sebagai versi modifikasi dari layout yang pernah digunakan Formula 1 pada era 1980-an hingga awal 1990-an.

Penyelenggara, melalui MotoGP Sports Entertainment, memastikan bahwa desain sirkuit akan memenuhi standar keselamatan modern, termasuk area run-off dan proteksi pembalap. Namun, perubahan dari sirkuit permanen ke jalan raya tetap menimbulkan pertanyaan terkait karakter balapan dan tingkat keselamatan.

Jorge Martin Ingatkan Risiko Aprilia di MotoGP Brasil 2026
Baca JugaJorge Martin Ingatkan Risiko Aprilia di MotoGP Brasil 2026

Bagnaia menyatakan bahwa dirinya terbuka terhadap konsep tersebut, selama implementasinya tidak mengorbankan kualitas lintasan.

ADVERTISEMENT

“Jika trek tersebut aman dan kami bisa balapan dalam kondisi yang menyenangkan tanpa harus melakukannya di area seperti parkiran, maka saya tidak masalah,” ujar Bagnaia, dikutip dari GPOne.

Ia juga menilai bahwa desain awal sirkuit Adelaide terlihat cukup menjanjikan dibandingkan beberapa sirkuit baru lainnya yang dinilai kurang ideal.

“Saya sudah melihat layout Adelaide, dan tidak terlihat buruk. Jauh lebih baik dibandingkan Balaton Park yang pada dasarnya seperti parkiran,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Bagnaia mengakui bahwa meninggalkan Phillip Island merupakan kehilangan besar dari sisi emosional dan sejarah, mengingat sirkuit tersebut dikenal sebagai salah satu trek paling ikonik dalam kalender MotoGP dengan karakter cepat dan aliran tikungan yang unik.

“Ini akan menjadi sesuatu yang berbeda dan menarik. Tapi kehilangan Phillip Island tentu berat secara emosional karena balapan di sana selalu luar biasa,” jelasnya.

Dalam wawancara yang sama, Bagnaia juga memberikan apresiasi terhadap pembalap Formula 1 muda Kimi Antonelli, yang baru saja meraih kemenangan perdananya bersama Mercedes di GP China.

ADVERTISEMENT

Bagnaia menyoroti usia muda Antonelli yang baru 19 tahun namun sudah mampu bersaing di level tertinggi, serta latar belakangnya yang sempat berlatih bersama akademi Valentino Rossi.

“Dia luar biasa. Sulit dipercaya dia baru 19 tahun dan sudah berada di antara nama-nama besar,” kata Bagnaia.

“Dengan Mercedes, dia berada di posisi terbaik. Akhir pekannya sangat luar biasa.”

ADVERTISEMENT

Secara kompetitif, Bagnaia kini bersiap menghadapi MotoGP Brasil setelah awal musim yang tidak sepenuhnya mulus di Thailand. Dengan Ducati masih menjadi salah satu paket terkuat di grid, fokus pembalap Italia tersebut akan tertuju pada pemulihan performa dan konsistensi hasil.

Perubahan kalender serta pengenalan sirkuit baru seperti Adelaide menjadi bagian dari strategi ekspansi global MotoGP, namun juga menghadirkan tantangan teknis dan adaptasi bagi tim serta pembalap. Ke depan, keseimbangan antara inovasi format balapan dan mempertahankan karakter sirkuit klasik akan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas kompetisi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU