Masa depan Danilo Petrucci di kancah balap motor internasional masih berada dalam ketidakpastian besar setelah opsi pabrikan BMW mengalami perubahan drastis jelang musim 2027. Mantan pemenang balapan MotoGP tersebut sebelumnya langsung dikaitkan dengan kepindahan ke ajang MotoAmerica setelah posisinya di WorldSBK digantikan oleh Brad Binder.
Meskipun merek asal Jerman tersebut sempat memberikan penawaran awal untuk bergabung dengan tim MotoAmerica mereka, laporan dari GPOne menyebutkan bahwa tawaran tersebut kini telah ditarik dan dialihkan kepada pembalap lain. Situasi ini memaksa pembalap asal Italia itu untuk mengevaluasi kembali berbagai pilihan yang tersedia demi kelanjutan karier balapnya di masa depan.
Di sisi lain, peluang untuk bertahan di paddock WorldSBK masih terbuka melalui pembicaraan intensif dengan tim satelit GoEleven Ducati. Namun, skuad independen tersebut dikabarkan juga tengah mempertimbangkan juara CIV Superbike 2026, Alessandro Delbianco, yang datang membawa dukungan finansial kuat dari sponsor utama Pata.

Kendati demikian, secercah harapan baru justru muncul dari Amerika Serikat setelah tim Attack Performance Yamaha melayangkan pendekatan resmi kepada sang juara. Tim yang sukses mengamankan gelar juara MotoAmerica Superbike bersama Bobby Fong tersebut tertarik mendatangkan Petrucci untuk memperkuat barisan mereka pada musim depan.
Petrucci sendiri bukan sosok asing di kancah balap Amerika Serikat karena ia pernah membalap di MotoAmerica pada musim 2022 bersama skuad Warhorse HSBK Ducati. Dalam musim debutnya tersebut, ia sukses meraih lima kemenangan balapan meskipun harus puas kehilangan gelar juara dari pembalap andalan Attack Performance, Jake Gagne.
Menanggapi ketertarikan dari tim asal Amerika tersebut, Petrucci tidak menutup peluang untuk kembali menyeberang ke Negeri Paman Sam. "Mereka mendekati saya dan itu adalah sesuatu yang saya sukai," ungkap Danilo Petrucci jelang seri WorldSBK Spanyol di Jerez, seperti dilansir dari Crash.net.
Ia juga menambahkan alasan kuat mengapa opsi tersebut sangat menarik perhatiannya. "Juga karena ini adalah tim yang menang tahun ini dan tim yang saya lawan pada tahun 2022, tahun saat saya membalap di sana. Mereka tentu saja sangat dipersiapkan dengan baik dan saya masih ingin membalap, serta ingin menemukan sesuatu yang saya nikmati dan memotivasi saya."
Meskipun demikian, pembalap berpostur tinggi ini menegaskan bahwa dirinya belum mengambil keputusan final terkait masa depannya. "Ini adalah pilihan yang bagus, tetapi saya masih belum memiliki gambaran yang jelas. Saya masih belum memiliki gambaran yang jelas tentang kedua situasi karena dalam kedua kasus tersebut masih ada hal-hal yang perlu mereka sampaikan kepada saya," tutupnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!