Franco Colapinto akhirnya melontarkan pernyataan paling tegas dalam kariernya untuk meminta para pendukung asal Argentina agar segera menghentikan gelombang pelecehan daring yang belakangan ini kian meresahkan di paddock Formula 1 2026.
Aksi toxic dari segelintir oknum suporter ini mencuat usai rangkaian seri balapan di Zandvoort, Madrid, hingga Baku. Sasaran kebencian mereka tidak main-main, mulai dari para steward FIA, Pierre Gasly beserta keluarganya, hingga rival sekelas Lando Norris yang turut menjadi target serangan verbal di media sosial.
Situasi tersebut memaksa tim Alpine untuk berulang kali merilis pernyataan resmi demi meredam tindakan destruktif tersebut. Sebelumnya, pembalap berusia 23 tahun ini sempat terkesan ragu-ragu dan cenderung membela diri saat ditanya mengenai tindakan brutal para pendukungnya usai insiden di Baku beberapa waktu lalu.

Namun, dalam sebuah video berbahasa Spanyol yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, sang pembalap secara terbuka mengakui bahwa tindakan para penggemarnya terkadang sudah melampaui batas kewajaran dan justru merugikan kariernya di ajang balap mobil bergengsi ini.
"Halo semuanya, ada sesuatu yang sangat penting yang sudah harus saya bicarakan sejak lama," ujar pembalap yang kini menghuni posisi ke-12 klasemen sementara musim 2026 dengan koleksi 27 poin tersebut. "Tetapi terkadang, kita melangkah terlalu alih-alih mendukung saya, kita malah mengkritik orang dan menyerang pembalap lain, rekan kerja, mekanik, insinyur saya — orang-orang yang bekerja bersama saya setiap hari."
"Saya tahu kalian pikir kalian sedang membela saya, tetapi kalian sebenarnya melakukan sebaliknya. Kalian sama sekali tidak membantu saya atau masa depan saya," tegasnya menutup pernyataan keras tersebut demi menyelamatkan reputasinya di kancah internasional.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!